Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Ilustrasi
Dream - Bisnis fashion muslim Indonesia tengah berkibar. Berjaya di tanah air, kini para desainer hijab mulai mengembangkan sayapnya ke dunia internasional.
Siapa sangka, di tengah hingar bingar bisnis busana muslim ini, masih ada peluang investasi yang tak tergarap. Bahkan peluang ini disebut bakal booming di masa depan.
Mengutip laporan Indonesia Islamic Finance Report (IIFR) 2016, bisnis pakaian muslim Indonesia saat ini membutuhkan investasi terutama di sektor industri tekstil.
" Manufaktur industri tekstil Indonesia bisa diperkuat dengan penggunaan teknologi maju dan modal," ungkap laporan tersebut.
Selama ini, IIFR menyebut bank di tanah air cenderung enggan menyalurkan pinjaman pengembangan mekanisasi industri tekstil. Gap permodalan inilah yang berpeluang dimasuk investor asing lewat kerjasama dengan perusahan lokal.
IIFR juga menyebut potensi bisnis fesyen muslim di Indonesia muncul dari industri e-commerce yang mulai berkembang. Bisnis ini bahkan sempat gencar masuk berpromosi lewat dunia internet, media sosial, dan beragam aplikasi yang menyasar masyarakat kelas menengah.
Tak hanya itu, industri fesyen hijab yang sedang berkembang di Indonesia juga membutuhkan banya ahli pemasaran brand. Mereka dibutuhkan untuk membantu para desainer dan entrepreneur Indonesia menjual produknya ke luar negeri.
" Sebagian besar produksi pakaian Indonesia bertujuan ekspor. Para desainer bisa mengembangkan bisnisnya dengan ekspansi bisnis dan menciptakan model waralaba fesyen muslim," tulis IIFR.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?