Ilustrasi
Dream - Delegasi Provinsi Gansu, China, menyambangi Global Halal Centre (GHC), Kantor Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) di Bogor, Kamis 4 April 2016. Mereka mempelajari proses sertifikasi halal yang dilakukan oleh MUI.
“ Kunjungan ke LPPOM MUI ini dimaksudkan untuk memperluas pemahaman tentang aspek halal dan mempelajari proses sertifikasi halal yang dilakukan oleh LPPOM MUI,” tutur kepala delegasi itu, Liu Baojun, sebagaimana dikutip Dream dari halalmui.org, Selasa 5 April 2016.
Sebanyak 25 delegasi itu terdiri dari 14 pimpinan perusahaan dan pejabat perdagangan Provinsi Gansu. Para delegasi ini juga berharap, produk-produk pangan, yang dihasilkan oleh para pengusaha di Gansudapat memenuhi ketentuan halal.
Selain itu, dengan kunjungan ini mereka berharap dapat memperluas peluang pasar produk halal dari provinsi di barat laut China ini bisa masuk ke pasar Indonesia.
“ Maka dengan kunjungan ini, sangat diharapkan kami dapat menjalin hubungan yang lebih intensif lagi dengan LPPOM MUI guna mencapai tujuan-tujuan yang dimaksud itu,” tambah Baojun yang juga menjabat sebagai Director of Commerce and Trading, Provinsi Gansu itu.
Pertumbuhan produk pangan, obat-obatan, dan kosmetika, halal di Provinsi Gansu memang sangat pesat. Sejak dibentuk 10 tahun lalu hingga tahun 2016, telah lebih dari 500 perusahaan sertifikat halalnya sudah diproses oleh LPPOM MUI.
Sementara, Ketua LPPOM MUI, Lukmanul Hakim, mengatakan, China menempati posisi ke dua setelah Indonesia, sebagai negara dengan produk bersertifikat halal terbanyak. Tercatat, produk dari 3.572 perusahaan China telah mengantongi sertifikat halal MUI. Sementara perusahaan Indonseia yang telah bersertifikat halal mencapai 24 ribu lebih.
Untuk mengontrol produk halal China yang masuk ke Indonesia, LPPOM MUI mendirikan kantor perwakilan di negeri Tirai Bambu tu. Kantor ini berfungsi untuk membantu dan mendukung proses sertifikasi halal produk-produk pangan yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan di China, terutama yang akan diekspor ke Indonesia.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global