Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Uni Emirat Arab (UEA) tampaknya ingin menguasai seluruh bisnis halal di dunia. Terbaru, UEA ingin menjadikan Dubai sebagai pusat akreditasi halal di dunia.
Dubai sebelumnya telah mencanangkan diri sebagai pusat keuangan syariah dunia, menyaingi Malaysia dan Arab Saudi.
"Ini merupakan bagian visi pemimpin Dubai dan pemerintah untuk menjadikan Dubai pusat ekonomi Islam, termasuk industri makanan dan memastikan makanan memperoleh setifikat halal," ujar Direktur Jenderal Pemerintah Kota Dubai, Hussain Nasser Lootah mengutip laman Zawya, Kamis, 8 Oktober 2015.
Untuk saat ini, jelas Hussain, sertifikasi halal memang masih dipegang oleh pemerintah Dubai. Namun ke depan, lembaga independen yang khusus menangani sertifikasi sedang dalam tahap finalisasi.
Niat Dubai tampaknya tak main-main. Konferensi Dubai International Food Safety ke-10 rencananya akan digelar pada 27-28 Oktober. Lebih dari 2.500 ahli makanan dunia akan hadir.
Dubai saat ini memiliki 15 ribu industri makanan. Lebih dari 8.000 diantaranya berupa restoran, kafe, dan jasa katering.
"Hampir setiap tahun dibuka 1.000 tempat makan baru. Atau hampir 100 per bulan," kata Pejabat Pengawas Makanan Dubai, Bobby Krishna. (Ism)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'