Dream - Melihat potensi yang besar, pemerintah berencana meningkatkan produksi gas alam. Untuk itu, dalam kunjungannya ke Jepang, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyempatkan berkunjung ke Pabrik Terminal LNG Sodegaura milik perusahaan Tokyo Gas, Jepang.
Usai berkunjung, JK mengakui bahwa masyarakat Indonesia belum memanfaatkan secara optimal sumber daya alam yang dimiliki, salah satunya gas alam. Padahal Indonesia adalah salah satu negara produsen gas terbesar pada tahun 1970-an.
“ Tapi sampai sekarang kita belum maksimal memanfaatkan gas itu, sehingga kita masih pakai minyak yang mahal dan tak efisien dan tidak bersih,” ujar JK seperti dikutip dari laman wapresri.go.id, Senin, 16 Maret 2015.
Menurut JK, masyarakat Indonesia harus bisa memanfaatkan potensi alam ini untuk industri dan pembangkit listrik. Caranya, dengan membangun receiving terminal, seperti di Bontang, Papua, dan Aceh yang memiliki sumber gas.
" Meski kita, memiliki sumber gas di Bontang, Papua, Aceh tapi karena tidak memiliki receiving terminal atau tempat penerimaan gas, gas itu tidak dapat digunakan di Pulau Jawa, dimana banyak industri yang sangat membutuhkan sebagai sumber energi. Yang ada di Jawa hanya gas alam saja,” keluh JK.
Pemerintah saat ini tengah memikirkan pembangunan receiving terminal. Namun, nilai investasinya sangat mahal mencapai Rp 10 triliun. Jika dibangun, lanjut JK, maka untuk memudahkan pengiriman gas melalui kapal-kapal besar, receiving terminal itu akan didirikan di dekat pelabuhan laut dalam.
Pada kesempatan tersebut, JK juga meminta pemerintah Jepang untuk tetap menjaga komitmen investasinya di sektor infrastruktur, eksplorasi dan manufaktur, termasuk juga proyek listrik 35000 MW yang harus segera dibangun.
" Tentu saja soal keamanan kita harus menjamin karena keamanan butuh komitmen. Begitu juga kemudahan investasi di Indonesia harus kita yakinkan, karena saat ini negara kita adalah pilihan yang sangat potensial dibandingkan dengan negara-negara lain," tandas JK.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global