NU: Dana Haji Boleh Diinvestasikan ke Infrastruktur, Asal...

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 27 November 2017 12:45
NU: Dana Haji Boleh Diinvestasikan ke Infrastruktur, Asal...
Bahtsul Masail NU menyatakan jika terjadi kerugian, pihak yang harus bertanggung jawab adalah BPIH dan pemerintah.

Dream - Forum Bahtsul Masail Waqi'iyah Nahdlatul Ulama menetapkan investasi dana haji ke proyek pembangunan infrastruktur dibolehkan menurut ketentuan syariat Islam. Asalkan investasi tersebut memiliki nilai kemaslahatan dan menguntungkan.

" Boleh selama investasi tersebut dinilai paling maslahat semisal diinvestasikan pada proyek yang aman dan memberi keuntungan yang jelas," ujar Wakil Komisi Waqi'iyah Musyawarah Nasional Alim Ulama NU 2017, KH Yasin Asmuni, dikutip dari nu.or.id, Senin, 27 November 2017.

Keputusan tersebut dibacakan dalam Sidang Pleno Konferensi Besar NU di Pesantren Darul Quran, Bengkel, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Kiai Yasin mengatakan keuntungan investasi dana haji menjadi milik lembaga calon jemaah haji. Sedangkan jika terjadi kerugian, pihak yang harus bertanggungjawab adalah Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) maupun pemerintah.

Terkait dana setoran awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), kata Kiai Yasin, statusnya adalah milik calon jemaah yang dikuasakan kepada pemerintah. Dana tersebut kemudian dikelola oleh pemerintah sesuai prinsip kemaslahatan.

Sementara penggunaan hasil investasi dana setoran BPIH sebagai subsidi silang, Forum Bahtsul Masail NU membolehkan hal dilakukan. " Dibolehkan karena subsidi silang termasuk kebijakan bernilai maslahat dalam pengelolaan dana haji," ucap Kiai Yasin.

Keputusan ini disahkan oleh Ketua PBNU KH Marsudi Syuhud dengan bacaan lafal Surat Al Fatihah.

(Sah)

 

Beri Komentar