Apa Kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, Tentang Bitcoin?
Dream – Bitcoin menjadi buah bibir masyarakat belakangan ini. Tingginya nilai tukar bitcoin, terakhir mencapai Rp189 juta, menarik perhatian berbagai pihak.
Salah satunya adalah Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. Dilansir dari Merdeka.com, Jumat 8 Desember 2017, Sri Mulyani meminta masyarakat tidak berspekulasi untuk berinvestasi di uang digital semacam bitcoin.
" Bagi Indonesia, yang nampaknya sering dimunculkan karena harganya makin tinggi, ini dilirik sebagai suatu bentuk investasi. Tapi kita tidak berharap terjadi spekulasi atau bubble yang kemudian bisa merugikan," kata dia di Jakarta.
Mata uang digital dan investasi mata uang digital, kata Sri Mulyani, merupakan ranah Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengatur dan mengawasi investasi di lembaga jasa keuangan.
" Kalau dia merupakan suatu currency yang competing terhadap currency yang formal di Indonesia, itu adalah suatu yang harus di-address oleh BI. Kalau dia investasi, harusnya OJK yang mengeluarkan statement, apakah badan atau produk seperti itu memang safe bagi investasi," kata dia.
Sri Mulyani mengharapkan masyarakat dapat lebih bijak memilih investasi yang aman dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
" Proteksi terhadap mereka yang akan gunakan komoditas atau barang tersebut apakah sebagai investasi atau tujuan lain, harus tetap di dalam konteks keamanan dari investasi dan sesuai rambu-rambu peraturan perundang-undangan di bidang keuangan dan mata uang,” kata dia. (ism)
Advertisement

Hotel Terbesar di Dunia Ternyata Ada di Malaysia, Punya 7.351 Kamar

Cara Membuat Tubuh Tetap Sehat Walau Hanya Miliki Satu Ginjal Saja

El Niño dan La Niña: Dua Wajah Berlawanan dari Satu Siklus Iklim Pasifik

Kapan Waktu Terbaik Makan Sebelum Olahraga agar Energi Tetap Terjaga?

Punya Anak Bisa Mengubah Banyak Hal dalam Hidup, Ini Perubahan yang Sering Dialami Orang Tua

Kapan Waktu Terbaik Makan Sebelum Olahraga agar Energi Tetap Terjaga?

El Niño dan La Niña: Dua Wajah Berlawanan dari Satu Siklus Iklim Pasifik