Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Di Indonesia, Daun Pisang Kerap Dijadikan Untuk Pembungkus Makanan. (Foto: Shutterstock)
Dream – Siapa yang tidak mengenal daun pisang? Ya, daun ini sering digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk kebutuhan memasak. Daun pisang kerap digunakan untuk bungkus nasi, pepes, atau alas makanan.
Harganya murah. Di pasar, setiap lembarnya hanya seharga Rp1.000-Rp2.000. Di kampung lebih murah lagi, atau gratis kalau punya pohonnya. Tapi, di toko online, harga daun pisang mencapai Rp273 ribu! Mahal banget.
Dikutip dari laman wajibbaca.com, Senin 22 Januari 2018, daun pisang diperjualbelikan di Amazon. Ada yang menjual per lembarnya dengan harga 2.280 yen, kalau dirupiahkan mencapai Rp273ribu.
Dari keterangan si penjual dengan akun Ryuuka Shoji, daun pisang ini berasal dari Okinawa, Jepang. Panjangnya 100 cm hingga 130 cm dan lebar 40 cm-60 cm yang bisa digunakan untuk pembungkus makanan.
Sang penjual juga memberikan diskon. Kalau membeli tiga lembar, harganya menjadi 3.700 yen (Rp444 ribu) dan 5 lembar menjadi 5.700 yen (Rp684 ribu).
© Dream
Seorang warga Jepang, Inoue Takumi, mengatakan, daun pisang di Negeri Sakura memang mahal. Beberapa toko online di Jepang menjual per lembar daun pisang bisa mencapai 350 yen atau Rp41 ribu. Tapi, harganya berbeda-beda bergantung pada penjualnya.
“ Macam-macam. Ada yang 10 lembar harganya 11 ribu yen (Rp1,3 juta), 3 lembar 4.500 yen (Rp540 ribu). Memang mahal di Jepang,” kata Inoue.
Seorang mahasiswa Indonesia yang pernah belajar di Jepang, Anisa Ramadhan, mengaku tak pernah melihat penggunaan daun pisang di masakan Jepang. “ Belum pernah lihat, sih. Di restoran Indonesia yang ada di sana juga tidak lihat (pakai daun pisang),” kata Annisa.
Wajar jika daun pisang mahal di Jepang. Sebagai negara subtropis, pohon pisang jarang ditemui di Jepang. Pohon ini sering ditemui di Okinawa, Jepang.
Wah, peluang bisnis yang bagus, nih, Sahabat Dream! Tertarik menjadi eksportir daun pisang ke Jepang?
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya