Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - PT Asurasi Jiwa Syariah Bumiputera (AJSB) menyabet rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai perusahaan asuransi syariah dengan rekor pertumbuhan produk asuransi syariahnya, Assalam, tercepat dalam satu bulan.
" (Kami) mendapatkan rekor MURI untuk asuransi jiwa syariah dengan pertumbuhan cepat dalam waktu 1 bulan," kata Direktur Utama AJSB, Hadry Harahap, dalam acara Grand Launching AJSB di Jakarta, Senin 16 Januari 2017.
Hadry mengatakan dalam waktu sebulan, yaitu periode 1-31 Desember 2016, perusahaannya telah mendapatkan polis asuransi untuk produk Assalam sebanyak 4.900 polis.
" Alhamdulullah per hari Jumat yang lalu oleh MURI dipersembahkan sebagai perusahaan jiwa tercepat masuk ke dalam pasar," kata dia.
Sekadar informasi, AJSB ini merupakan perusahaan hasil spin off unit usaha syariah (UUS) dari PT Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912. UUS Bumiputera sendiri terbentuk pada tahun 2002 dan beroperasi pada 2003.
" Dengan spin off, kami berharap bisa lincah akselerasi (bisnisnya)," kata Komisaris Utama AJSB, Suranto di tempat yang sama.
Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut spin off Unis Usaha Syariah dari PT AJB Bumiputera 1912 ini merupakan yang pertama bagi perusahaan asuransi jiwa.
Direktur Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Moch. Muchlasin, mengatakan surat keputusan untuk izin usaha AJSB sudah dirilis OJK pada 5 September 2016. AJSB pun menjadi perusahaan syariah ke-11 yang beroperasi di Indonesia.
" Ini menandai asurasi syariah yang spin off pertama untuk asuransi jiwa syariah," katanya.
Dari catatan OJK, sudah ada dua perusahaan asuransi syariah yang melakukan spin off, yaitu asuransi umum syariah, PT Asuransi Jasindo Syariah, dan asuransi jiwa syariah, AJSB.
Secara nasional, sudah ada 11 perusahaan asuransi syariah full fledged dan 47 UUS yang beroperasi. Total aset asurasi syariahnya mencapai Rp32 triliun per November 2016.
" (Aset) asuransi jiwa syariah ada Rp26 triliun. Asuransi jiwa syariah masih dominan," kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya