4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Diskusi FOZ Dengan Media (Dream.co.id/Okti Nur Alifia)
Dream - Indonesia memiliki Forum Zakat (FOZ) yang merupakan asosiasi lembaga pengelola zakat. FOZ berperan sebagai wadah berhimpunnya Badan Amil Zakat (BAZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia.
Eksistensi lembaga zakat tak hanya sebagai penghimpun dana semata, namun melalui manfaatnya, FOZ mengklaim bahwa gerakan zakat Indonesia memiliki dampak dan kontribusi dalam berbagai upaya penanganan hingga pemulihan di masyarakat.
Oleh karena itu, FOZ akan menggelar Indonesia Giving Fest - Zakat Expo 2022 untuk pertama kalinya pada 23-25 Desember 2022 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Festival ini melibatkan 199 Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) anggota FOZ, dengan 6.692.000 donatur. Acara ini menargetkan sekitar 15.000 pengunjung dalam tiga hari perhelatan.
“ Kami akan menghadirkan seluruh lembaga yang aktif dalam gerakan zakat dengan berbagai program unggulannya, relawan terbaiknya untuk saling berkolaborasi serta menegakkan syiar zakat. Tentunya ini akan meningkatkan ekspos Gerakan Zakat kepada masyarakat yang sudah menunaikan zakat maupun belum menunaikan zakatnya,” kata Direktur Eksekutif Forum Zakat, Agus Budiyanto.
Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK, Aris Darmansyah Edisaputra mengatakan adanya Indonesia Giving Fest akan menjadi suatu bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat terkait pengelolaan zakat.
“ Selain itu, program-program pemberdayaan tersebut akan membuktikan bahwasannya hal itu bisa dilakukan dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” ucapnya.
Pimpinan BAZNAS BAZIS Provinsi DKI Jakarta Bidang Kesekretariatan SDM dan Umum, Mohd. Nasir Tajang juga mengatakan pihaknya terus berkomitmen mengoptimalkan gerakan zakat di Provinsi DKI Jakarta.
“ Salah satu program yang sudah kami lakukan seperti relokasi masyarakat korban kebakaran di Pasar Semprong. Masyarakat yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut kami buatkan hunian layak menggunakan pengelolaan dana zakat,” kata Mohd. Nasir Tajang.
Mohd. Nasir Tajang menambahkan, adapula pemberdayaan untuk masyarakat difabel yang mereka latih untuk mengelola produk kopi yang bisa dinikmati di Jakarta.
Dompet Dhuafa sebagai salah satu anggota FOZ juga tidak ketinggalan untuk memaparkan program pemberdayaan yang sudah dilakukan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
GM Komunikasi & Corporate Secretary Dompet Dhuafa, Dian Mulyadi menyebut saat pandemi di tahun 2020, Dompet Dhuafa mendapatkan peningkatan yang cukup signifikan sebesar 46.000 ekor kurban yang disalurkan ke penerima manfaat dengan tepat sasaran.
“ Inilah yang kita lihat betapa masyarakat Indonesia benar-benar layak menjadi negara paling dermawan di dunia, pada masa sulit pun aktivitas saling berbagi justru mengalami peningkatan,” kata Dian Mulyadi.
Sebagai informasi, Indonesia kembali dinobatkan sebagai negara paling dermawan di dunia pada 2022.
Berdasarkan daftar World Giving Index (WGI) 2022 yang dikeluarkan oleh badan amal Charities Aid Foundation (CAF), Indonesia menempati peringkat tertinggi dengan total skor 68 persen. Ini merupakan yang kelima kalinya secara beruntun dalam 5 tahun terakhir.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
