Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ternyata, Arab Saudi Terpikat Dengan Fesyen Muslim Indonesia.
Dream – Kabar gembira bagi pelaku industri fashion muslim Indonesia. Delegasi Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud yang tengah berkunjung ke Indonesia ternyat menarik perhatian para pebisnis Negeri Petro Dollar.
Dilansir dari keterangan tertulis Kementerian Koperasi dan UKM yang diterima Dream, Kamis 2 Maret 2017, Gubernur Otoritas UKM Kerajaan Arab Saudi, Ghsaan Alsulinam, menyatakan ketertarikan dengan fashion dari Indonesia, terutama busana Muslim.
“ Saya berharap industri fashion busana Muslim dan pakaian tradisional dari Indonesia bisa terus dikembangkan, tapi bukan semata-mata untuk kalangan Muslim saja, melainkan bisa untuk semua kalangan,” kata Alsulinam ketika delegasi berkunjung ke gedung SMESCO, Indonesia, dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 2 Maret 2017.
Dia juga mengatakan kerajaan membangun kawasan ekonomi bernama King Abdullah Economic Center yang berlokasi di Jeddah, Madinah, dan Riyadh. Alsulinam menginginkan produk UKM Indonesia bisa tampil di kawasan tersebut.
“ Kami berharap produk UKM dari Indonesia bisa menjadi bagian dari itu. Oleh karena itu, kami ingin melakukan kerja sama dalam mengembangkan UKM yang berdaya saing dan berbasis teknologi,” kata dia.
Sekadar informasi, kunjungan delegasi ini merupakan tindak lanjut dari MoU mengenai kerjasama pengembangan UKM yang telah ditandatangani antara Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga dengan otoritas UKM Kerajaan Arab Saudi di Istana Bogor, Rabu, 1 Maret 2017.
Penandatanganan kerja sama itu disaksikan Presiden Jokowi dan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz al-Saud. Ada enam poin yang dimuat dalam kerjasama tersebut, antara lain pertukaran informasi mengenai program-program UKM, pertukaran tenaga ahli, fasilitasi kerjasama dalam meningkatkan kualitas produk dan daya saing UKM, kerjasama pelatihan vocational dan managerial, fasilitasi kerjasama UKM, dan menyediakan informasi, peluang-peluang dan dukungan untuk UKM dalam mengakses pasar di kedua negara.
Delegasi yang terdiri dari Dr Ghsaan Alsuliman (The Governor of SME Authority), Dr Abdullah Alsghair (Deputy Governor), Emad Alharshan (Manager of the Governor Office), Ayman Mirdad Atase (Kepala Bagian Perdagangan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta), dan Safaat Ghofur (Kasubdit III Kemlu Direktorat Timur Tengah) disambut Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharam didampingi Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop dan UKM Braman Setyo, Deputi Bidang Kelembagaan Kemenkop dan UKM, Meliadi Sembiring, Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Hasan Jauhari dan Dirut Lembaga Layanan Pemasaran (LLP).
Agus mengatakan nota kesepahaman itu akan direalsiasikan dalam dua bulan ke depan di Indonesia dengan agenda konkret dan business matching.
“ Mereka lebih concern ingin melakukan kerjasama bisnis dengan UKM yang skalanya sudah menengah dan sudah berbasisn teknologi dalam menjalankan bisnisnya,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya