7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi
Dream - Perusahaan modal ventura diminta kembali menjalankan bisnis intinya dengan mendukung Usaha Mikro, Kecil , dan Menengah (UMKM). Bisnis start up maupun UKMN berbasis inovasi dan teknologi baru akan menjadi incaran utama.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai keberadaan industri modal ventura Indonesia yang sudah ada sejak 1973 memiliki diakui telah bergeser dari tujuan semulanya.
Pergeseran terlihat dari minimnya aktivitas perusahaan modal ventura dalam bentuk penyertaan kepada perusahaan pasangan usaha baik dalam bentuk penyertaan modal maupun pembelian obligasi konversi.
“ Kami akan mendorong lembaga pembiayaan untuk membiayai yang produktif. Beberapa kementerian juga mendorong ke maritim, nah kalau kita berpartisipasi dengan konsorsium. Di konsorsium tidak hanya perusahaan pembiayaan tapi ada 16 perusahaan penjaminan termasuk asset kita dorong,” ujar Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Edy Setiadi di Jakarta, seperti dikutip Dream, Rabu, 3 Juni 2015.
Edy berjanji, OJK akan menggiatkan agenda yang dapat mendekatkan UMKM dengan perusahaan pembiayaan dan sebaliknya melalui roadshow. Selain itu, kata Edy, pihaknya akan mencoba untuk mencari investor untuk bergabung dalam industri modal ventura ini.
“ Contohnya ibu Tri Rismaharini di Surabaya yang melancarkan pelaku ekonomi di masyarakat. Ternyata disana ada banyak desainer yang bisa membuat bungkus-bungkus makanan dengan kreatif, di Bandung juga kita dorong melalui pemerintahnya,” tutur Edy.
Menurut Edy, jika nilai modal ventura yang mengalir masuk ke industri kreatif besar, hasil yang didapat akan lebih menjanjikan. Sebab, modal ventura umumnya bersifat jangka panjang.
“ Tapi saya belum bisa mengatakan kapasitas yang masuk ke ventura itu berapa,” pungkasnya.
Laporan : Kurnia Y Rahayu
Baca Juga: Bisnis `Distro` Mahasiswa Indonesia Menembus Dunia Cara Pemilik Usaha Kecil `Hidup Kembali` Free Puk-puk, Kisah Sukses Bisnis Kaos Pelukan Tanpa Iklan `Kunci` Kuasai Amerika, Ubah Pria Jadi Tukang Belanja Tingkatkan Penjualan `Online` dengan Jaringan Sosial Tiga Cara Agar Produk Anda `Didukung` Selebritas Dapur Portable, Bisnis Unik Beromzet Rp 10 Juta/Hari Bisnis Berantakan Cuma karena Makan Siang Strategi Sukses Bisnis Rasul yang Diakui Dunia Nadiem Makarim, `Tukang Ojek Modern` Lulusan Harvard Bisnis Hijab, Lahan Rebutan Baru Pemilik Modal Miliarder `Mati` Kebosanan Usai Kantongi Rp 130 M
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?