Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Dibuka Melemah, Indeks Syariah Tertekan Wall Street

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 3 Juni 2015 09:31
Dibuka Melemah, Indeks Syariah Tertekan Wall Street
ISSI dan JII masih bergerak naik turun di awal sesi perdagangan.

Dream - Tekanan belum berhenti melanda pasar modal Indonesia. Koreksi yang dialami bursa saham Wall Street memaksa indeks acuan saham syariah kembali dibuka melemah.

Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 3 Juni 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 0,361 poin ke level 167,076.

Laju ISS di awal sesi ini memang masih fluktuatif. ISSI sempat menembus zona positif dengan level tertinggi di 167,565.

Namun masih adanya kekhawatiran pelaku pasar memaksa ISSI kembali masuk zona negatif. Hingga 22 menit waktu perdagangan, ISSi sudah melemah 0,458 poin (0,27%) ke level 166,979.

Meski melemah, penghuni ISSI justru didominasi saham-saham yang bergerak menguat. Sebanyak 60 emiten syariah bergerak menguat dan 50 lainnya melemah.

Pembukaan di zona negatif juga melanda saham-saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) dibuka melemah 2,221 poin ke level 698,432.

Laju ISSI bergerak fluktuatif di awal sesi. Hingga 22 menit waktu perdagangan, JII sudah melemah 2,559 poin (0,37%) ke level 698,094.

Koreksi tajam juga dialami Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Indeks acuan saham di pasar modal Indonesia ini melemah 12,460 poin (0,24%) ke level 5.201,356.

Di sesi pembukaan, IHSG kembali terpangkas 14,806 poin (0,28%) ke level 5.199,269.

Dari pasar keuangan, rupiah berusaha mempertahankan level di bawah 13.200 per dolar AS. Sempat melemah ke 13.220, kurs rupiah saat ini bertahan di level 13.179 per dolar AS atau menguat 31 poin (0,23%).

Beri Komentar