Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
Ilustrasi Kesepian.
Dream – Sahabat Dream, perusahaan biasanya memberikan banyak hal untuk membuat karyawannya bahagia di tempat kerja. Ada gaji yang tinggi dan manfaat yang bagus.
Tapi, ada satu hal yang sering luput dari perusahaan, yaitu kebersamaan. Suasana ini membuat karyawan tak jarang merasa kesepian dan merasa terisolasi dari rekan kerjanya.
Sayangnya, ada beberapa posisi yang membuat karyawannya merasa kesepian dan tak punya teman bicara.
Dikutip dari CNBC, Kamis 29 Maret 2018, survei terbaru dari Harvard Business Review menunjukkan pekerjaan yang menawarkan gaji tinggi cenderung memberi peluang karyawannya merasa kesepian dan terisolasi. Contohnya di Amerika Serikat.
Dalam survei yang dilakukan terhadap 1.600 pekerja, Harvard Business Review menemukan pekerjaan di bidang hukum, insinyur, dan sains memberikan potensi kesepian dan isolasi tinggi terhadap karyawan.
Studi sebelumnya dari UC Berkeley menunjukkan depresi juga “ menyerang” lulusan sains dan insinyur.
Mantan petinggi pemerintah Amerika Serikat, Vivek Murthy, menggarisbawahi kesepian menjadi tantangan di dunia kerja. Hampir 40 persen orang Amerika Serikat merasa kesepian. Perasaan ini akan berpengaruh terhadap kesehatan.
“ Kesepian dan hubungan yang rendah akan memperpendek rentang hidup seseorang karena dia akan merokok dan makan lebih banyak dari yang biasanya yang diasosiasikan kepada obesitas,” kata Murthy.
Survei ini juga menunjukkan karyawan yang merasa kesepian dan terisolasi, cenderung memberikan kinerja yang minim dan merasa tidak tertarik dengan pekerjaan sehingga dia memutuskan keluar dari pekerjaan. Perasaan kesepian ini berkaitan dengan rendahnya dukungan dan interaksi dengan rekan kerja.
Survei menyarankan perusahaan untuk tidak mengabaikan permasalahan ini. Ketika ada karyawan yang mencetak prestasi dan perusahaan merayakannya, kinerja orang ini bisa naik 30 persen dan mengurangi angka resign sebanyak 24 persen.
Pakar karier dan founder Google mentorship program Jenny Blake, mengatakan karyawan yang kesepian sebaiknya berbincang-bincang dengan kolega atau bos atau mem-follow up tugas yang dikerjakan. Berbagi pengalaman dengan orang lain juga bisa mengusir kesepian.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?