Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kurs rupiah terhadap dollar AS masih belum keluar dari level 14.000. Namun rupiah pagi ini mulai bergerak positif meski menguat tipis.
Data kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), Selasa, 15 Desember 2015, mencatat rupiah di bank lokal diperdagangkan di level rata-rata Rp 14.065 per dollar AS.
Dibandingkan perdagangan kemarin, mata uang Indonesia ini menguat 11 poin dari sebelumnya Rp 14.076 per dollar AS.
Turunnya rupiah ke level psikologis ini terjadi jelang pertemuan The Federal Reserves. Bank Sentral AS ini akan memastikan jadi tidaknya kenaikan suku bunga yang isunya telah beredar tiga bulan terakhir.
Sementara itu, Bloomberg melaporan surat utang negara rontok ke level terendahnya dalam dua tahun terakhir. Hal ini membuat rupiah turun ke posisi terendah dalam dua bulan terakhir.
Turunnya harga komoditas dunia serta kemungkinan kenaikan suku bunga AS memicu spekulasi berkurangnya permintaan pada aset-aset lokal.
Data Inter Dealer Market Association melaporkan yield surat utang negara bertenor 10 tahun tercatat naik 28 basis poin menjadi 9 persen.
Sedangkan kurs rupiah kemarin melemah 0,9 persen, atau terendah sejak 29 Oktober ke level 14.080 per dollar AS.
Dengan pelemahan ini, rupiah sepanjang tahun ini telah turun 12 persen, atau terendah setelah mata uang Malaysia, Ringgit.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya