Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Ilustrasi Kopi (Shutterstock.com)
Dream - Beberapa wawancara kerja dilakukan sambil minum kopi dan perusahaan perekrut biasanya akan membayarnya. Namun, seorang pencari kerja berikut ini terkejut, ketika diminta membayar S$6,50 atau sekitar Rp72 ribu untuk kopinya.
Dalam sebuah unggahan Facebook, seorang pria berinisial S membagikan screenshot dari percakapan WhatsApp yang dia lakukan dengan pewawancara dari sebuah perusahaan yang tidak disebutkan namanya.
Perekrut yang diketahui wanita itu mengirim pesan kepada S setelah wawancara dan S mengatakan akan mencari pekerjaan lain yang lebih stabil. Wanita itu pun mendoakan yang terbaik untuk S, namun dia meminta membayar kopinya.
" Ngomong-ngomong, bagian kopi Anda minggu lalu adalah $6,50. Lakukan PayNow, terima kasih (sic)," tulisnya.

S yang kebingungan tetap membayar segelas kopi tersebut. Dengan menambahi pesen seperti ini.
" Seandainya saya tahu, saya akan membayar (untuk kopi saya) pada hari itu sendiri, sekarang sepertinya tidak profesional," katanya. Dia menambahkan bahwa ini adalah pertama kalinya dia diminta membayar kopi setelah wawancara.
" Meninggalkan rasa tidak enak yang dilakukan seperti ini. Kurasa aku menghindari peluru di sini, terima kasih atas waktumu," ungkapnya.
Dalam postingan selanjutnya, S mengatakan bahwa seorang manajer dari perusahaan itu meminta maaf atas tindakan bawahannya.
" Saya sangat menyesal bahwa Anda harus melalui pengalaman seperti itu dan saya berterima kasih bahwa Anda menandai ini untuk menghentikan ini di jalurnya," kata manajer kepadanya yang menambahkan bahwa bawahan tersebut akan " ditangani" .
Bukan hanya memohon maaf, namun manajer ini juga mengembalikan uang yang telah dibayarkan S.
" Saya percaya itu bukan praktik standar mereka dan itu bisa menjadi kesalahan yang jujur," pungkas S.
Kepada Mustsharenews, manajer ini mengatakan tempat awal untuk wawancara kerja sebenarnya ada di kantor wanita itu, tetapi dia malah membawanya ke kafe terdekat.
Di sana, dia memesan kopi untuknya dan bahkan bertanya bagaimana dia ingin minumannya dibuat. Setelah wawancara, wanita tersebut tinggal di kafe untuk bekerja dan S pergi.
Sumber: Asia One
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu