Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Ilustrasi
Dream - Surat utang syariah (sukuk) Indonesia masih belum kehilangan pesonanya. Dalam lelang terakhir yang dilakukan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), peminat sukuk kembali melampaui target.
Kemenkeu melaporkan telah menjual Rp 2,93 triliun surat utang. Padahal pemerintah hanya memasang target senilai Rp 2,5 triliun.
Mengutip laman Kemenkeu, Rabu, 29 Juli 2015, pemerintah melelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara dalam lima seri. Sukuk tersebut adalah SBSN seri SPN-S 15012016 (reopening), PBS006 (reopening), PBS007 (reopening), PBS008 (reopening), dan PBS009 (new issuance).
Dilelang melalui sistem pelelangan Bank Indonesia, pada Selasa, tanggal 28 Juli 2015, total penawaran yang masuk mencapai Rp 6,727 triliun.
Dibandingkan penawaran sebelumnya, peminat SBSN kali ini meningkat hamir dua kali lipat. Kala itu, lelang SBSN hanya mampu menarik penawaran bernilai Rp 3,87 triliun.
Sukuk seri terbaru PBS009 menjadi idola investor dengan menerima penawaran hingga Rp 2,235 triliun.
Sesuai ketentuan yang ada, Kemenkeu memutuskan lelang SBSN yang dimenangkan sebesar Rp 2,93 triliun dengan posi tertinggi untuk seri PBS009 senilai Rp 930 miliar.
Pemerintah memutuskan tak ada pemenang untuk sukuk berbasis proyek berjangka waktu 25 tahun, PBS007.
Tanggal jatuh tempo kelima Sukuk tersebut bervariasi antara 15 Januari 2016 hingga terlama 25 Januari 2018.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?