Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
CIMB Niaga Journalist Class (Foto: Istimewa)
Dream - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus meningkatkan digitalisasi dalam mempermudah layanan perbankan, terutama untuk memfasilitasi generasi yang melek teknologi.
Head of Digital Banking, Branchless, and Partnership CIMB Niaga, Lusiana Saleh, mengatakan, salah satu yang diupayakan adalah meningkatkan fungsi layanan digital CIMB Niaga di OCTO Mobile.
“ Customer kami banyak, mulai dari middle size up sampai ke priority class, tapi tidak melupakan nasabah-nasabah yang baru lulus kuliah dan first jobber yang lama-lama nanti jadi nasabah itu kan. Makanya kami harus terus bekerja keras untuk terus meningkatkan digital-digital function kami di OCTO Mobile,” ujar Lusiana dalam CIMB Niaga Journalist Class, di Bogor, Jumat, 26 Mei 2023.
Industri perbankan saat ini juga mengalami perkembangan yang pesat, dengan munculnya bank digital dan digital bank. Wanita yang kerap disapa Lusi tersebut pun menyampaikan perbedaannya.
Bank digital merujuk pada bank konvensional yang memperluas layananan ke digital. Namun juga masih mempertahankan operasional bank konvensional.
“ Yang kita sebut bank digital adalah conventional banks yang turn into digital. Maksudnya masih seperti bank sekarang, masih punya cabang, masih beroperasi conventionally, punya teller punya CS (Customer Service), tapi secara digital function-nya itu dibesarkan, di-leverage,” kata Lusiana.
Dia mencontohkan, CIMB Niaga sebagai bank nasional terbesar kedua di tanah air kini sudah memiliki lebih dari 400 cabang. Namun di sisi lain, masyarakat juga dimudahkan dengan layanan digital OCTO Mobile, yang tidak perlu lagi datang ke cabang untuk melakukan transaksi.
“ Kalau kami tidak berubah, kami akan ketinggalan, dan akhirnya banyak nasabah yang tadinya loyal ke kami akan pindah ke bank lain,” terang Lusi.
Lalu apa yang dimaksud dengan digital bank? Lusi menjelaskan, istilah digital bank merujuk kepada aktivitas bank yang melakukan layanan secara online dan tidak memiliki kantor cabang.
Namun menurutnya, digital bank di Indonesia disebut masih memiliki cabang menimbang bank-bank tersebut sebelumnya termasuk ke dalam bank buku 2 dan buku 1.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya