Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Dream - Indonesia mulai menyasar dana investor Negeri Arab. Terbukti, pemerintah Indonesia baru saja mencatatkan surat utang syariah (sukuk) bernilai US$ 6 miliar kemarin.
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro bahkan didaulat membuka sesi perdagangan Bursa Saham Dubai sebagai perayaan pencatatan surat utang tersebut.
Mengutip laman Zawya, Senin, 14 September 2015, Indonesia mencatatkan empat seri surat utang syariah atau sukuk dengan total US$ 6 miliar.
Menteri Sekretaris Kabinet Uni Emirate Arab, Mohammed Abdulla Al Gergawi, mengatakan pencatatan empat sukuk Indonesia ini merupakan jejak bersejarah dalam upaya Dubai menjadi pusat keuangan Islami dunia.
Dubai bahkan yakin pencatatan sukuk dari negara dengan populasi muslim terbesar di dunia ini berperan penting dalam mempromosikan sukuk ke seluruh dunia.
Outstanding pasar sukuk Dubai saat ini ditaksir mencapau US$ 36,7 miliar dengan porsi terbanyak, 93 persen, tercatat di Nasdaq Dubai.
Sementara itu, Bambang Brodjonegoro merasa terhormat bisa mencatatkan produk sukuk Indonesia di bursa Nasdaq Dubai.
" Tak hanya di pasar domestik, Indonesia juga aktif menerbitkan sukuk di pasar global," katanya.
Sejak debut perdananya pada 2009, Indonesia saat ini telah menerbitkan sukuk global senilai US$ 7,65 miliar.
Bambang bahkan mengklaim Indonesia sebagai penerbit sukuk global terdepan di dunia.
" Pencatatan sukuk kami di Nasdaq Dubai merupakan langkah penting dalam mempererat hubungan antara Indonesia, UEA, dan negara Timur Tengah," ujarnya.
Indonesia saat ini telah mencatatkan empat seri sukuk di Nasdaq Dubai. Sukuk pertama bernilai US$ 2 miliar, kedua sukuk dalam dua seri masing-masing bernilai US$ 1,5 miliar, dan satu suku bernilai US$ 1 miliar. Seluruhnya tercatat di bursa Nasdaq Dubai pada 31 Mei 2015.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?