Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Dream - Pemerintah Arab Saudi telah merancang sejumlah proyek pembangunan negaranya. Salah satunya adalah proyek besar perluasan kawasan Masjidil Haram. Beberapa bangunan mewah dan pusat perbelanjaan akan dibangun di kawasan ini.
Seperti dikutip dari NationalPost, Sabtu, 12 September 2015, proyek besar yang nantinya menjadi sebuah kompleks bernama Abraj al-Bait ini dipimpin oleh perusahaan konstruksi raksasa bernama Saudi Binladin Group.
Perusahaan ini merupakan perusahaan milik keluarga Binladen, yang salah satu anggota keluarganya adalah pemimpin al-Qaida, Osama bin Laden. Keluarga Binladen ini memang terkenal dekar dengan keluarga penguasa Arab, Al Saud dan telah mengambil alih beberapa proyek besar di negara itu.
Diketahui pula bahwa Binladen Group selaku kontraktor utama mengajak beberapa perusahaan konstruksi lain untuk menjadi subkontraktor dalam proyek pengembangan Masjidil Haram ini. Salah satunya, perusahaan asal Indonesia PT Waskita Karya.
Sampai saat ini belum jelas dan belum ada penyataan resmi apakah pemilik crane maut tersebut milik Binladen Group selaku kontraktor utama atau perusahaan lain yang ikut bergabung dalam pembangunan megaproyek Abraj al-Bait di sekitar Masjidil Haram itu.
Hanya saja, informasi yang didapat dari PT Waskita Karya, crane tersebut bukanlah miliknya karena proyek yang dikerjakan perusahaan pelat merah itu berada sekitar 10 km dari lokasi musibah jatuhnya crane. Pihak Waskita pun melansir tidak ada korban jiwa dari pihaknya.
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan