Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Ilustrasi (FOTO: Shutterstock)
DREAM.CO.ID - Bursa saham Indonesia bergerak fluktuatif di sesi perdagangan Kamis, 1 Oktober 2026. Dibuka melemah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat naik tipis sebelum akhirnya kembali tertekan dan meluncur kembali ke zona hijau.
Pergerakan IHSG di awal Oktober 2026 ini dipengaruhi dengan sentimen pengumuman data inflasi serta neraca perdagangan yang akan dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS). Faktor lainnya berasal dari kurs nilai tukar rupiah, serta yield obligasi Amerika Serikat serta harga komoditas dunia terutama minyak mentah.
IHSG pagi ini dibuka melemah 8.319 poin atau melemah 0,14% ke level 6.062,819. Laju pergerakan IHSG di awal perdagangan ini melanjutkan koreksi yang terjadi pada penutupan perdagangan Rabu (30/9/2026) yang berada di level 6.017,14.
![]()
Sebanyak 283 saham menguat, 186 saham melemah, dan 216 saham bergerak stagnan.
Pada awal sesi, frekuensi transaksi tercatat sebanyak 93.138 kali dengan volume perdagangan mencapai 5,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham berada di angka Rp 629 miliar.
Dari 11 sektor pembentuk indeks, lima sektor yaitu energi, barang baku (basic materials), barang konsumen primer (non-cyclicals), barang konsumen non-primer (cyclicals), dan properti mengawali perdagangan dengan melaju di zona hijau. Sisanya mengalami tekanan jual dan memulai perdagangan dari zona meerah.
![]()
Hingga 16 menit perdagangan saham, IHSG telah kembali melaju di zona hijau setelah menghabiskan 12 menit di zona hijau. Titik terendah IHSG pagi ini berada di level 6.058,66.
Dari pasar keuangan, nilai tukar rupiah di pasar spot kembali melemah pada perdagangan hari ini. Rupiah spot dibuka di level Rp17.908 per dollar AS.

Pelemahan nilai tukar rupiah ini berbarengan dengan koreksi yang juga dialami sejumlah mata uang Asia. Yen Jepang pada perdagangan pukul 09.00 WIB terkoreksi 0,47%, won Korea Selatan dan Baht Thailand juga tertekan masing-masing 0,26%. Sementara dollar Singapura melemah 0,16%.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya