Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
BTN Syariah
Dream - BTN Syariah mencatatkan kinerja positif hingga Kuartal III 2019. Pada September lalu, Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ini membukukan penyaluran pembiayaan mencapai Rp29,46 triliun.
Jumlah tersebut naik 19,56 persen year on year (yoy). Di waktu yang sama tahun lalu, pembiayaan yang tersalurkan sebanyak Rp24,64 triliun.
Dikutip dari Merdeka.com, Kamis 21 November 2019, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun BTN Syariah juga mengalami kenaikan. Porsi kenaikannya mencapai 20,78 persen dari Rp19,54 triliun pada September 2018 menjadi Rp23,6 triliun pada September 2019.
Hingga bulan ke-11 2019, BTN Syariah menambah jaringan kantor baru. Unit paling baru dibuka yaitu di Kendari, Sulawesi Tenggara yang menjadi Kantor Cabang Syariah (KCS) ke-25 di seluruh Indonesia.
" Upaya kami menghadirkan KCS Kendari merupakan langkah menggairahkan sektor properti di Kendari," kata Direktur BTN, Dasuki Amsir.
BTN ingin menggarap pertumbuhan potensi bisnis properti di Kendari. Hal ini melihat peluang pertumbuhan bisnis properti di Kendari masih besar.
Apalagi, pertumbuhan ekonomi di Kendari masih mendominasi dibandingkan daerah lainnya. Selain itu, mulai naiknya permintaan masyarakat akan layanan perbankan syariah pun menjadi potensi bisnis bagi UUS BTN.
Dream – Produk Kredit Pemilihan Rumah (KPR) syariah terbaru BTN Syariah, KPR Hits, berhasil menarik perhatian generasi milenial. Produk pembiayaan dari Unit usaha syariah PT Bank Tabungan Negara Tbk ini memang sengaja dirancang sesuai gaya hidup anak kekinian.
“ Animo masyarakat bagus sampai saat ini,” kata Kepala Cabang KC BTN Syariah Harmoni, Asvianti Handaru Wulan, kepada Dream, usai acara Dream Iftar Ramadan Office to Office, Jakarta, Rabu 15 Mei 2019.
Asvianti menjelaskan persyaratan yang diharapkan memenuhi kebutuhan dan gaya hidup anak milenial diantaras kemudahan dalam angsuran. KPR Hits membebaskan nasabahnya untuk mengangsur uang muka sebanyak 5 kali sepanjang 30 tahun.
Menurut Asvianti, program KPR dengan masa angsuran tersebut belum pernah dibuat bank manapun di Tanah Air.
Dia mengatakan ketertarikan generasi milenial ini didukung oleh gaya hidup mereka yang serba enak.
“ Mereka tertarik sekali karena lifestyle mereka seperti traveling bisa tetap jalan tapi mereka juga punya rumah,” kata Asvianti.
Sekadar informasi, BTN Syariah mendapatkan tugas dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyediakan hunian dalam program sejuta rumah. “ Itu sudah dipenuhi sejak Pak Jokowi mencanangkannya 2-3 tahun lalu,” kata dia.
Menurut data BTN Syariah, pertumbuhan KPR syariah tertinggi terdapat di Jawa Timur dengan 288 nasabah dan penyaluran lebih dari Rp143 miliar serta backlog yang mencapai 894.359 unit.
" Selain itu kita juga memiliki produk KPR lainnya untuk berbagai kebutuhan dan layer ekonomi masyarakat," kata dia.
Selain itu, Asvianti juga angkat bicara tentang Masterplan Ekonomi Syariah yang belum lama ini diluncurkan. Dia optimistis panduan itu bisa membantu pihaknya untuk menjawab tantangan perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.
Sekadar informasi, salah satu target besar MEKSI adalah meningkatkan pangsa pasar keuangan syariah menjadi 20 persen selama lima tahun ke depan.
Target tersebut akan berdampak pada permintaan produk dan jasa halal yang mencakup berbagai sektor mulai dari makanan halal, pariwisata halal hingga KPR syariah.
Dream – Perbankan mempersiapkan diri untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kalangan perbankan mulai sibuk mempersiapkan uang tunai sampai infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Idul Fitri.
Persiapan juga dilakukan unit usaha syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero)/BTN, BTN Syariah.
Kepala Cabang BTN Syariah cabang Harmoni, Asvianti Handaru Wulan, menjelaskan kebutuhan uang tunai masyarakat menjelang Lebaran memang mengalami peningkatan dibandingkan hari biasanya.
Perusahaan mengantisipasi peningkatan tersebut dengan menyediakan uang tunai yang lebih banyak dari kebutuhan normal.

" Kita tidak bisa sebutkan nominalnya, tapi diberikan kelonggaran untuk mencetak 1,4 kali lebih banyak uang tunai dibandingkan biasanya," kata Asvianti.
" Proyeksi naik, kebutuhan kan lebih banyak. Yang biasanya pakai uang kusut gak apa-apa sekarang pada cari uang baru."
Asvianti mengatakan sebagian uang tunai akan disebar ke kantor BTN Syariah ke seluruh Indonesia. Pemenuhan uang tunai menitikberatkan di gerai ATM. Unit syariah bank pelat merah itu ingin mempermudah masyarakat mengakses dana tunai.
Sekadar informasi, operasional bank ini tutup selama libur Lebaran.
Asvianti mengatakan pihaknya mempersiapkan jaringan IT yang optimal. Persiapan ini bertujuan untuk mendukung channel pembayaran elektronik, seperti mobile banking dan jaringan ATM.
UUS BTN Syariah juga menyiapkan tim monitoring dipersiapkan untuk siaga selama libur lebaran.
" Sudah di-handle oleh kantor pusat. KC harus siap. Ini bukan proses pertama, setiap hari besar dan libur lebaran kita sudah biasa tangani," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya