Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
BNP Paribas-DBS Indonesia Merilis Reksa Dana Syariah Global. (Foto: Shutterstock/ilustrasi)
Dream – Pandemi Covid-19 membuka peluang bagi perusahaan di bidang teknologi tumbuh pesat. Masyarakat di seluruh dunia semakin bergantung kepada teknologi untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Pergeseran perilaku inilah yang memicu munculnya konsep new economy atau ekonomi baru, yang mengalihkan perhatian investor dari sektor tradisional, dan mendorong saham-saham teknologi tumbuh melesat secara global.
Data S&P Dow Jones Indices menunjukkan kinerja yang disetahunkan (annualized) untuk indeks teknologi konvensionalnya, Dow Jones Global Technology Index, melebihi 28 persen untuk periode 5 tahun terakhir per 31 Agustus 2021. Angka ini menggambarkan kuatnya pertumbuhan sektor tersebut belakangan ini.
Fakta ini menjadi alasan PT BNP Paribas Asset Management dan PT Bank DBS Indonesia meluncurkan reksa dana syariah pertama yang bertema teknologi global.
Dikutip dari keterangan tertulis Bank DBS Indonesia, Kamis 23 September 2021, reksa dana itu bernama Reksa Dana Syariah Indeks BNP Paribas DJIM Global Technology Titans 50 Syariah USD. Instrumen investasi itu telah memenuhi prinsip syariah dengan saham-saham perusahaan teknologi berskala global, seperti internet dan media sosial, perangkat lunak, hardware, semi konduktor, dan peralatan komunikasi.
“ Penggunaan konsep reksa dana indeks bertujuan untuk memberikan investor representasi yang baik dan obyektif terhadap perusahaan teknologi yang berkembang pesat di seluruh dunia, dan secara otomatis memberikan diversifikasi dan juga transparansi, yang merupakan karakteristik dari konsep reksa dana indeks,” kata Presiden Direktur BNP Paribas AM, Priyo Santoso.
Penyaringan perusahaan yang dilakukan dengan mempertimbangkan aktivitas bisnis dan rasio keuangan. Ini menjadikan investasi reksa dana ini sesuai dengan etika dan prinsip syariah tanpa mengabaikan peluang terhadap inovasi dan pertumbuhan.
“ Penerapan prinsip syariah merupakan nilai tambah yang membantu penyaringan saham, sehingga melindungi investor dari perusahaan dengan tingkat utang yang terlampau tinggi yang sering ditemui di sektor ini,” kata Priyo.
Head of Investment Product and Advisory DBS Indonesia, Djoko Soelistyo, mengatakan, pihaknya memasarkan produk investasi itu. Reksa dana syariah ini tersedia di aplikasi mobile DBS, digibank.
“ Nasabah dapat menikmati kemudahan registrasi Single Investor Identity (SID), pembelian, penjualan, hingga switching secara online dari mana pun dan kapan pun,” kata Djoko.
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes