Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (skrcrapercity.com)
Dream - Batal membangun kereta supercepat Jakarta-Bandung, pemerintah justru memastikan akan membangun kereta api ringan (light rail transit/LRT) di Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek).
Peletakan batu pertama (groudbreaking) sebagai penanda dimulainya pembangunan proyek LRT rencananya akan dimulai besok, Rabu, 9 September 2015.
Mengutip laman Setkab, Selasa, 8 September 2015, groundbreaking LRT tahap I akan dilaksanakan di depan kantor Jasa Marga, tol Km 5.400, atau seberang Taman Angrek Taman Mini Indonesia Indonesia (TMII), Jakarta.
Presiden dilaporkan sudah menandatangani pada dua Peraturan Presiden (Perpres) terkait pembangunan perkeretaapian di Jabodetabek, yaitu Perpres Nomor 98 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kerata Api Ringan/Light Rail Transit (LRT) terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi; dan Perpres Nomor 99 Nomor 99 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Perkeratapian Umum Di DKI Jakarta.
PT Adhi Karya Tbk akan ditunjuk sebagai kontraktor pembangunan sarana LRT. Selanjutnya, akan dibentuk badan penyelenggaran transportasi Jabodetabek.
Dalam Perpres Nomor 98 Tahun 2015 disebutkan, penyelenggaraan LRT terintegrasi itu terdiri dari Lintas Pelayanan: a. Lintas Pelayanan Cawang – Cibubur; b. Lintas Pelayanan Cawang – Kuningan – Dukuh Atas; c. Lintas Pelayanan Cawang – Bekasi Timur; d. Lintas Pelayanan Dukuh Atas – Palmerah – Senayan; e. Lintas Pelayanan Cibubur – Bogor; dan f. Lintas Pelayanan Palmerah – Bogor.
Selain LRT, Presiden Joko Widodo juga dijadwalkan akan melakukan groundbreaking pembangunan jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II Cimanggis-Cibitung.
Tol Cimanggis – Cibitung memiliki panjang 26,225 kilometer, yang menghubungkan Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi. Tol ini merupakan bagian dari Jakarta Outer Ring Road (JORR), dan akan melintasi empat wilayah administratif yakni Kota Depok (700 meter), Kota Bekasi (3,8 kilometer), Kabupaten Bogor (7 kilometer), dan Kabupaten Bekasi (14,6 kilometer).
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya