Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Aktivitas Jual Beli Valas Di Sebuah Money Changer (ANTARAFoto.com)
Dream - Rupiah benar-benar tak berdaya usai menembus level terendah sejak 1998. Pagi ini rupiah bahkan hampir menembus level 13.200 per dolar AS.
Mengutip data Bloomberg, Rabu, 11 Maret 2015, rupiah pagi ini dibuka di level 13.196 per dolar AS.
Hingga perdagangan pukul 09.30 WIB, rupiah berhasil sedikit menguat ke level 13.177 per dolar AS, atau terdepresiasi 83,50 poin (0,64%).
Sementara data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pagi ini mencatat rupiah diperdagangkan di level 13.164 per dolar AS. Kurs ini merupakan yang terendah sepanjang tahun ini.
Rupiah memang tak sendirian mengalami pelemahan. Data tenaga kerja AS yang membaik membuat mata uang negeri Paman Sam ini menguat terhadap sebagian besar mata uang dunia.
Sebelumnya Bloomberg mencatat rupiah menembus level terendahnya sejak krisis moneter 1998 ketika bertengger di level 13.053 per dolar AS.
Rontoknya kurs rupiah bukannya tak disadari pemerintah dan Bank Indonesia. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan pelemahan rupiah saat ini tidak dapat disamakan kondisinya pada saat terjadinya krisis moneter 1998.
" Artinya perjalanan (nilai tukar) jadi Rp 13.000 (per dolar AS) itu bukan perjalanan yang karena depresiasi ratusan persen, tapi ini adalah memang ada suatu pola pembentukan keseimbangan baru dalam sistem mata uang dunia," ujar Bambang. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya