Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Kamu Perlu Mengetahui Profil Risiko Investasi Supaya Tidak Salah Memilih Produk. (Foto: Shutterstock/ilustrasi)
Dream - Salah satu jalan untuk menjauhkan diri saat kita dilanda kesusahan materi adalah dengan menyimpan uang di saat penghasilan sedang berlebihan. Selain menabung, kamu juga bisa mulai berpikit investasi, termasuk investasi secara syariah.
Dengan menyimpan uang pada produk investasi, kamu akan menemukan bahwa uangmu akan terus " bertumbuh" . Namun harus disadari jika investasi memiliki profil risiko yang berbeda-beda. Ada yang risiko rendah, sedang, dan menengah.
Dikutip dari akun Instagram Otoritas Jasa Keuangan (OJK), @ojkindonesia, Senin 7 Desember 2020, setiap orang memiliki profil risiko. Maksudnya, ada kadar di mana dia bisa menanggung risikonya.
" Sebelum berinvestasi, kamu harus mengetahui profil risiko agar dapat memilih instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan dan risikonua dapat kamu toleransi," tulis OJK.
Lantas, apa saja instrumen investasi syariah berdasarkan profil risikonya?
Profil ini menganut paham 'low risk low return'. Artinya, rendah risiko dan rendah return.
Orang-orang berprofil konservatif ini cenderung memilih investasi yang stabil. Kalau bisa, tidak berisiko sama sekali.
![]()
Investor pemula masih perlu mengasah kemampuan melakukan analisis dan manajemen risiko. Produk investasi syariah yang sesuai untuk profil ini adalah tabungan syariah, deposito syariah, reksa dana syariah pasar uang, dan sukuk negara.
Profil risiko ini adalah middle risk, middle return. Artinya, bisa saja terkena risiko, tapi masih bisa ditoleransi.
Orang-orang berprofil moderat ini masih bisa menoleransi risiko yang tidak terlalu besar. Mereka juga masih berhati-hati dalam memilih produk investasi yang aman.
![]()
Lantas, apa produk investasi syariah yang tepat bagi orang-orang berprofil moderat? Produk-produk yang dimaksud adalah reksa dana syariah pendapatan tetap, reksa dana syariah campuran, dan sukuk korporasi.
Yang terakhir ini adalah profil agresif. " Paham" yang dianut profil ini adalah high risk, high return. Artinya, risiko tinggi, return juga tinggi.
Orang-orang yang agresif dalam berinvestasi ini sudah terbiasa dengan fluktuasi harga. Mereka juga tak takut untuk menaruh modal di instrumen investasi yang berisiko tinggi.
![]()
Produk-produk syariah yang cocok bagi profil agresif adalah reksa dana syariah saham dan saham syariah.
Setelah mengetahui jenis-jenisnya, profil manakah Sahabat Dream dalam berinvestasi?
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes