Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Dream - Bagi warga lokal, Bazaar Ramadan di Sibu Jaya Township, Sarawak, Malaysia, adalah cara terbaik mencontohkan semangat bergulai sejalai. Dalam bahasa Iban, bahasa asli suku dayak di Sibu, bergulai sejalai berarti kebersamaan.
Di bazar tersebut, baik pedagang muslim dan non-muslim berdampingan menawarkan makanan di lapak-lapak mereka.
" Inilah mengapa tempat ini menjadi terkenal. Mereka yang dari Sibu yang terletak 32 km jauhnya nekat datang ke sini hanya untuk menikmati semangat persahabatan di antara pedagang," kata Ismail Let, ketua Asosiasi Pedagang Sibu Jaya seperti dikutip laman Thestar.com.my, Selasa, 7 Juli 2015.
Untuk Ramadhan tahun ini, terdapat 26 lapak yang dikelola muslim dan 19 lainnya oleh non-muslim. Sebagian besar dari pedagang menjual makanan yang sama. Seperti ayam goreng, sate ayam atau daging sapi dan ikan bakar.
Namun tidak ada yang menjual daging babi. Ini adalah syarat yang disepakati oleh para pedagang non-muslim.
Biar hujan atau terang, bazar selalu ramai sejak dibuka pada hari pertama Ramadan, kata Ismail.
" Setiap orang senang berjualan di sini (meski menawarkan dagangan yang hampir sama). Anda bisa lihat mereka semua tersenyum. Kami saling menjaga satu sama lain jadi tidak ada persaingan di sini," imbuhnya.
Ismail mengatakan bazar multi-ras ini adalah idenya dan sudah mendapat izin dari pihak berwenang yang mengatur wilayah Sibu Jaya.
" Kami hanya ingin memupuk semangat persatuan dengan mengundang non-muslim untuk bergabung. Kami lebih dekat dengan pedagang China dan suku Dayak, jadi kami mengundang mereka juga," kata Ismail.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
