Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi Sarjana.
Dream – Dewasa ini, melamar untuk suatu pekerjaan cukup sulit. Selain kualifikasi, jenjang pendidikan menjadi salah satu aspek penilaian perusahaan sebelum menerima karyawan baru.
Sebagian besar perusahaan tidak akan melirik pencari kerja yang tidak memiliki ijazah perguruan tinggi. Meski begitu, nyatanya ada segelintir orang yang tanpa bekal perguruan tinggi juga bisa sukses.
Dikutip dari berbagai sumber, ada lima orang Indonesia yang sukses tanpa punya gelar akademis. Mereka berkecimpung di banyak bidang, mulai menteri hingga pengusaha.
Yang pertama ada Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Menteri yang ngehits ini hanya mengantongi gelar “ lulusan SMP”.
Meski begitu, Susi bisa menjadi bos. Dia tercatat sebagai pemilik maskapai penerbangan Susi Air. Kini jabatannya semakin menterang. Susi adalah nahkoda di Kemeterian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Orang kedua yaitu mendiang Bob Sadino. Pria bernama lengkap Bambang Mustari Sadino ini lahir di keluarga yang hidup berkecukupan. Dia adalah anak bungsu dari lima bersaudara.
Ketika orang tuanya meninggal, Bob mewarisi seluruh harta kekayaan keluarga. Ini lantaran saudara-saudaranya dianggap sudah hidup mapan.
Meskipun tidak tamat kuliah, Bob sukses mengembangkan usahanya. Dia adalah pemilik jaringan usaha Kemfood dan Kemchick.
Ketiga, ada Andrie Wongso. Anak kedua dari tiga bersaudara ini lahir dari keluarga tak berpunya di Malang, Jawa Timur. Pada usia 11 tahun, Andrie terpaksa berhenti sekolah, yaitu saat dia duduk di bangku kelas 6 SD. Gelar SDTT TBS ILB (Sekolah Dasar Tidak Tamat tapi Bisa Sukses, Itu Luar Biasa) disandangnya.
Sejak kecil hingga remaja, dia membantu orangtuanya berdagang kue. Pada usia 22 tahun, Andrie hijrah ke Jakarta untuk mengubah nasib. Dia mulai bekerja sebagai salesman produk sabun sampai pelayan toko.
Kerja kerasnya membuahkan hasil. Kini, Andrie sukses sebagai pengusaha dan menjadi motivator.
Keempat, ada Purdi E Chandra. Purdi punya bisnis bimbingan belajar (bimbel) Primagama yang masuk MURI sebagai bimbel dengan cabang terbanyak di Indonesia.
Siapa sangka, pria yang lahir pada tahun 1959 ini ternyata tidak lulus kuliah. Dia sempat mencoba kuliah di empat jurusan berbeda yaitu psikologi, teknik elektro, sastra Inggris, dan farmasi di dua kampus yaitu Universitas Gadjah Mada dan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Yogyakarta. Tapi, kuliahnya ditinggalkan karena bosan.
Kelima ada M. H. Ainun Najib atau Cak Nun. Pria yang dikenal sebagai budayawan dan seniman ini juga memilih jalan dengan keluar dari pendidikan kuliah. Cak Nun pernah kuliah di Fakultas Ekonomi UGM, tapi hanya bertahan tiga bulan.
(Sah)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya