Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Asrinda Basri Bekerja Selama 12 Jam Dan Hanya Libur 1 Kali Sebulan (Foto:Instagram@asrindabasri)
Dream - Mencari rezeki memang membutuhkan perjuangan yang tidak mudah. Berbagai upaya dilakukan demi bisa membiayai kebutuhan hidup keluarga.
Rasa lelah, tetesan keringat hingga badan yang remuk tak dihiraukan demi bisa menghasilkan uang halal. Ungkapan tersebut mungkin yang memotivasi seorang wanita asal Tenggarong, Kalimantan Timur ini.
Dalam video yang kini viral di media sosial, terlihat seorang wanita mengangkat mesin cuci hingga kasus springbed. bebadn itu dipanggul di atas pundaknya seperti tak menghiraukan rasa pegal atau lelah.
Melalui akun @asrindabasri, gadis berkarakter ceria ini membagikan kisahnya yang harus terus bekerja selama 12 jam sehari demi mengais rezeki.

Asri menceritakan kisahnya yang harus bekerja di salah satu toko swasta di Tenggarong. Ia membantu mengangkat berbagai barang pesanan ke mobil untuk diangkut.
" Hai nama aku Asrinda Basri, aku kerja di salah satu toko swasta di Tenggarong. Aku kerja nya bantu-bantu teman aku angkat-angkat barang, dan gak cuma itu kalian bisa check di YouTube aku apa saja kerjaan aku," ungkapnya dalam rekaman video.
Gadis yang terekam memakai baju berwarna merah dan hijab hitam ini mengaku bekerja selama 12 jam. Ia bahkan hanya mendapat jatah libur 1 kali sebulan.
" Disini aku kerja 12 jam, liburnya satu bulan sekali," tambahnya.
Asrinda menambahkan dirinya harus bekerja demi membiayai keluarga, kuliahnya dan sekolah adiknya. Ia terkadang merasa lelah, namun semuanya dihiraukan demi bisa membahagiakan keluarganya di rumah.
" Kadang untuk makan pun aku lupa, aku sakit aja cuma bisa tahan rasa sakit aku , aku gak mau diliat kayak orang cuma pengen enaknya aja , dan aku memulainya dari 0," kenang Asrinda.

Asrinda menceritakan selama ini dirinya kerap dihina oleh keluarga, teman dan warganet. Untuk menghibur diri, ia kerap membuat video dan konten-konten agar menghilangkan stres.
" Sering banget di kata-katain aku dari dulu smpai sekarang gak cuma dari keluarga , teman, maupun teman-teman onlineku , aku buat video-video 2 gak jelas , supaya hilangkan stress aja sih sebetulnya," ceritanya dalam keterangan video.
Meski pekerjaan yang berat ditambah hinaan dan omongan orang lain, Asrinda mengaku tak mau mengambil pusing semuanya. Ia terus berusaha bersyukur atas nikmat yang sudah didapatkannya.
" Aku juga sering banget di rendahkan, mungkin dari segi materi maupun profesi aku yang cuma marketing. Alhamdulillah aku sangat bersyukur udah di kasih masukan dari kalian, walaupun kata-kata yang tidak pantas. Aku percaya Allah tidak tidur," tegasnya.
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya