Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Dua Indeks Syariah Kompak Menguat.
Dream - Indeks acuan saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil lolos dari tekanan jual setelah sempat bergerak melemah jelang penutupan. Diterpa sentimen konsolidasi pelaku pasar, investor justru melakukan aksi beli jelang berakhirnya perdagangan.
Tekanan jual dari pemodal asing juga sedikit membantu laju indeks saham syariah yang banyak ditopang oleh aksi beli investor domestik.
Dikutip dari papan perdagangan BEI, Jakarta, Rabu 14 Februari 2018, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), menguat 0,846 poin (0,43%) ke level 195,536. Dibuka melemah melemah di level 194,687, ISSI sempat menyentuh titik terendah di 194,687 dengan level tertinggi di 195,575.
Indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang sempat melemah beberapa menit jelang penutupan, juga ikut kebanjiran aksi beli investor. Indeks JII menguat 3,316 poin (0,43%) ke level 778,780.
Transaksi perdagangan saham kali ini meningkat dari segi nilai namun berkurang dalam hal volume. Dari 67,21 juta saham syariah yang diperdagangkan, nilai transaksi perdagangan mencapai Rp4,66 triliun.
Investor asing belum beranjak dari aksi jual dengan mencatat nett sell Rp93,44 miliar, turun dari sehari sebelumnya Rp184 miliar.
Saham-saham sektor industri yang kemarin dihindari pelaku pasar kini justru jadi pilihan. Indeks sektor industri dasar dan industri aneka menguat paling tinggi masing-masing 1,25 persen dan 1,13 persen.
Sebaliknya, pemodal mulai perlahan-lahan mengurangi porsi beli saham pada sektor keuangan yang indeksnya turun 0,20 persen dan perdagangan 0,1 persen.
Emiten-emiten keping biru syariah pecetak top gainer kali ini dihuni SMGR yang harganya naik Rp450, PGAS Rp140, BRPT Rp110, INDF Rp75, dan ASII Rp50.
Sebaliknya, harga saham UNVVR turun Rp425, LPPF Rp300, EXCL Rp50, PTBA R40, dam TLKM Rp40.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 3 poin (0,02%) ke level Rp13.642 per dolar AS.
(Sah)
Advertisement
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai

Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula

Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A