Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi: SHUTTERSTOCK
Dream - Tumbuh kembang anak-anak sangat penting bagi orangtua. Mereka harus memiliki waktu tidur yang cukup untuk membantu fungsi otak mereka.
Terlebih jika mereka memiliki ponsel sendiri, cobalah untuk mengawasi kapanpun mereka menggunakannya. Ini semua karena cahaya dari layar ponsel akan membuat anak mengalami sulit tidur.
Menurut ahli kesehatan anak dari Malaysia, Dr. Taufiq Razif, ada beberapa implikasi bagi anak-anak yang kurang tidur akibat menggunakan ponsel. Cahaya layar ponsel ini bisa membuat otak kelebihan beban dan anak akhirnya menjadi sulit tidur.
"Yang paling saya takutkan adalah dampak dari kurang tidur itu sendiri," kata Dr. Taufiq.
Anak-anak yang tidak cukup tidur ini akan tumpul daya pikir mereka. Itu karena adanya korteks prefrontal otak yang tidak berfungsi dengan baik.
"Anak yang kurang tidur akan menjadi lebih pemarah, lebih egois, tidak pandai bersosialisasi dan bahkan lemah ingatannya!" jelas Dr. Taufiq.
Jadi, kalau ingin punya anak yang pandai dan penurut saat mereka dewasa, salah satunya caranya dengan menjaga waktu tidur mereka mulai dari sekarang.
Jika mereka memiliki ponsel sendiri, cobalah untuk mengawasi penggunaannya setiap saat.
Sumber: siakapkeli.my
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya