Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Bhut Jolokia Pepper (Foto: Wikipedia/Asit K. Ghosh)
Dream - Seorang pria dari California baru-baru ini menemukan alasan mengapa Bhut Jolokia Pepper dijuluki Ghost Pepper.
Dia hampir kehilangan nyawanya setelah makan burger di sebuah kontes. Dalam kontes itu, burger yang disediakan telah ditaburi saos yang terbuat dari salah satu cabai paling pedas di dunia, Ghost Pepper.
Ghost Pepper adalah lada kemasan dengan tingkat kepedasan lebih dari 1.000.000 Scoville Heat Units (SHU). Skala Scoville merupakan standar untuk mengukur tingkat kepedasan pada cabai.
Sebagai perbandingan, Chilli Padi, yang banyak dijumpai di Singapura, memiliki kadar SHU 'hanya' 200.000.
LiveScience melaporkan, setelah menyelesaikan kontes, pria 47 tahun itu langsung menenggak enam gelas besar air untuk menghilangkan rasa pedas di kerongkongannya. Namun minuman itu tidak membantunya banyak.
© Dream
Dream - Pria itu malah mulai muntah-muntah disusul nyeri parah pada perut dan dada. Akibatnya, dia dibawa ke gawat darurat sebuah rumah sakit.
Di sana, hasil pemindaian CT mengungkapkan robekan sepanjang 2,5 cm di kerongkongan dan paru-paru kirinya kempis, kata sebuah artikel di Journal of Emergency Medicine.
Dia didiagnosis dengan ruptur esofagus spontan. Sebuah kondisi langka yang bisa membunuhnya jika tidak segera ditangani.
Pria itu segera dibawa ke ruang operasi untuk memperbaiki kerongkongannya yang robek dan memulihkan paru-parunya yang kempis.
© Dream
Dream - Untuk makan setiap harinya, dokter harus memasukkan selang makanan ke dalam tubuhnya. Pria itu baru diperbolehkan pulang setelah 23 hari dirawat di rumah sakit.
Cabai mengandung zat capsaicin, yang bisa membuat indera pengecap kita tersengat rasa pedas. Sehingga kita akan berusaha 'memadamkannya' dengan minum air.
Meskipun kebanyakan dari kita secara naluriah akan meraih air dingin, namun susu sebenarnya adalah pilihan yang lebih baik.
Susu akan mengikat capsaicin dan membawanya pergi.
Menurut laporan Discovery, air dingin dapat memberikan solusi singkat tetapi memperpanjang rasa pedas karena menyebarkan capsaicin di dalam mulut.
(Ism, Sumber: health.asiaone.com)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?

Sering Bikin Lelah secara Emosional? Kenali 8 Tanda Anda Berhadapan dengan Energy Vampire

Starvision Rilis Trailer dan Poster Dewi Siluman Ular, Angkat Kisah Pernikahan Manusia dengan Jin
