Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Perubahan pola makan di bulan Ramadan dari tiga kali sehari menjadi dua kali sehari menimbulkan anggapan bahwa pasokan makanan ke tubuh menjadi lebih sedikit. Akibatnya, banyak muslim yang cenderung menyantap porsi makanan berlebih saat waktu berbuka.
Banyak yang belum menyadari bahwa kebutuhan kalori harian tubuh saat berpuasa sebetulnya sama dengan kebutuhan ketika tidak berpuasa. Selain kalori, asupan nutrisi pun penting diperhatikan agar bugar dan tetap produktif selama Ramadhan.

Dalam menyambut bulan suci, sebuah aplikasi layanan kesehatan berbasis online, Halodoc hadir dengan kampanye #PuasaSehat. Felicia Kawilarang, VP Marketing Communication of Halodoc mengatakan kampanye ini untuk pemenuhan kalori dan nutrisi masyarakat dalam mendukung kegiatan produktivitas selama bulan Ramadhan.
" Layanan kesehatan yang preventif dan kuratif ini memanfaatkan teknologi untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan asupan tubuh," ujar Felicia saat ditemui di The Hook Restaurant and Cafe, Jakarta, Jumat 4 Mei 2018.
Layanan preventif dilakukan dengan memberikan tips agar tetap bugar dan pemilihan makanan serta minuman yang baik saat puasa dari dokter spesialis gizi. Sementara kuratif adalah layanan yang memberikan saran mengenai berbagai penyakit dari 100 dokter di Halodoc.
" Selain itu, akan ada fitur contact doctor untuk mendapatkan tips sehat di kala puasa. Jadi, masyarakat dapat berkonsultasi langsung dengan para dokter 24 jam secara gratis," kata Felicia
Kampanye ini merupakan salah satu wujud komitmen Halodoc dalam membantu meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia dengan memanfaatkan teknologi.
" Kami berharap kampanye ini dapat membantu masyarakat Indonesia, khususnya muslim untuk menjalankan ibadah dengan nyaman dan tetap bugar hingga hari raya," imbuh Felicia.
Tak lupa Felicia membagikan lima trik puasa sehat. Antara lain penuhi kebutuhan kalori dan nutrisi saat sahur serta berbuka, penuhi kebutuhan cairan, cukup istirahat, lakukan kegiatan fisik ringan.
" Terakhir, manfaatkan konsultasi Halodoc saat terjadi gangguan kesehatan selama berpuasa," tuturnya.
(Sah/Laporan Dina Nazhifah)
Advertisement

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan