Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Untuk mengurangi risiko kanker payudara bisa dilakukan dengan cara yang cukup. Salah satunya, berjalan kaki selama satu jam.
Seperti yang dikutip Dailymail, Rabu 11 November 2015 menurut penelitian American Cancer Society, risiko kanker payudara akan berkurang sebesar 14 persen di usia 50 tahunnya nanti.
"Hasil dari studi membuktikan adanya hubungan antara aktivitas fisik dengan kanker payudara pasca menopause. Aktivitas yang lebih kuat memiliki efek yang lebih kuat juga," ujar Ahli Epidemiologi Senior di Society, dr Alpa Patel.
Para ilmuwan di American Cancer Society juga mempelajari sebanyak 73.615 wanita di usia pasca-menopause, di antaranya 4.760 didiagnosis kanker payudara selama 17 tahun.
Di dalam kelompok itu, 47 persen mengatakan kerap melakukan aktivitas seperti berjalan. Penelitian menemukan, dengan berjalan kaki menurunkan angka risiko terkena kanker payudara.
Studi ini juga menemukan, perempuan yang melakukan latihan lebih kuat selama satu jam setiap hari memiliki 25 persen risiko lebih rendah menderita kanker payudara, daripada yang kurang aktif.
Penelitian ini dipublikasikan secara online dalam Cancer Epidemiology, Biomarkers and Prevention. Tidak hanya berjalan kaki, bisa juga dengan berkebun sleama 150 menit, menari atau berjalan. dan arobik selama 75 menit.
Dr Hannah Bridges dari Breakthrough Breast Cancer juga menambahkan aktivitas hanya 30 menit sehari atau 3,5 jam seminggu, maka dapat mengurangi risiko kanker payudara setidaknya 20 persen .
"Setiap kegiatan yang meningkatkan denyut nadi dapat mengurangi risiko penyakit. Sehingga berjalan cepat secara teratur adalah cara mudah dan gratis untuk menjadikan pribadi yang aktif, " tambahnya. (Ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?