(Foto: Doktercantik.com)
Dream - Produk pasta gigi memang bisa membantu kita merawat gigi lebih baik. Namun ada kalanya, pasta gigi menjadi berbahay jika mengandung terlalu banyak bahan kimiawi.
Untuk tetap aman menggosok gigi, masyarakat memang disarankan untuk menggosok gigi menggunakan pasta gigi minimal dua kali setiap hari.
Namun jika kamu memang tak yakin dengan kandungan pasta gigi, mungkin bisa mulai memakai pasta gigi dari bahan-bahan alami. Tak perlu susah mencarinya. Kamu bisa membuatnya sendiri di rumah. Jadi bisa sekalian untuk menghemat pengeluaran bulanan kan Sahabat Dream?
Penggunaan pasta gigi berbahan alami juga bisa memberikan banyak manfaat. Diantaranya dapat membunuh bakteri yang membuat gigi berlubang sekaligus menyehatkan gusi.
Jika tertarik untuk mencoba berikut beberapa bahan yang kamu perlukan untuk membuat pasta gigi berbahan alami.
3 sendok baking soda
1 sendok neem powder
3 sendok minyak kelapa
1 sendok xylitol
15 tetes ekstrak mint (untuk aroma)
Campurkan semua bahan dalam baskom, kemudian simpan ke dalam toples kaca.
Setelah itu, pasta gigi siap digunakan 2-3 kali sehari. Pemakaian yang teratur bisa membuatgigi menjadi lebih putih, terhindar dari gigi berlubang, serta menyembuhkan gusi bengkak.
(Sumber: boldsky)
(Sah/Laporan: Sartika Septiana)
Advertisement
AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi Untuk Perempuan Indonesia

Sehari dalam Kehidupan Purbaya

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet


Lebih Sehat Mana antara Susu Full Cream atau Susu Skim untuk Kesehatan Jantung?

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Apa Sih Artinya Incel? Ketika Istilah Jomblo Berkembang Menjadi Subkultur di Internet

Memasuki Usia 50 Tahun, Ini Pemeriksaan dan Vaksin yang Sebaiknya Tidak Dilewatkan


Mengapa Media Sosial Bisa Membuat Anda Sedih? Ini 5 Alasannya

10 Mitos Kesehatan yang Masih Banyak Dipercaya, Padahal Tidak Sepenuhnya Benar