Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Suasana Sekitar Kabah (Facebook/Haramain)
Dream - Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali, mengatakan hingga Selasa, 28 Juli 2020, tercatat lima orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjalankan ibadah haji tahun ini. Mereka merupakan warga ekspatriat yang sudah mukim di wilayah Arab Saudi.
Endang mengatakan kelima WNI tersebut tiba di Jeddah kemarin. Saat ini mereka berada di Mina untuk menjalankan ritual haji.
" Salah satuya adalah guru sekolah Indonesia di Riyadh, ada juga yang berprofesi sebagai perawat. Informasi WNI ekspatriat di Saudi yang berhaji masih akan terus diupdate," ujar Endang, dikutip dari Kemenag.
Endang mengatakan hingga sore kemarin sudah ada 510 jemaah dari sejumlah kota di Saudi tiba di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Rinciannya, dari Madinah 230 orang, Riyadh 171 orang, dan Syarqiyah 53 orang.
Dari Kota Ashir, Najran, dan Baha jumlahnya 28 orang. Dari Kota Jizan 14 orang, sedang dari Kota Hudud, Syimaliyah, Tabuk dan lainnya berjumlah 14 orang.
" Sisanya, atau 490 orang, tiba di Mekah tidak melalui Bandara Jeddah. Mereka jemaah dari Thaif, Jeddah, Laits dan Mekah itu sendiri," kata Endang.
Setiba di bandara, jemaah diantarkan ke hotel di Mekah dengan bus. Satu bus hanya diisi 12-15 orang jemaah.
" Jemaah ditempatkan di Hotel Four Point yang berada di wilayah Aziziyah, per orang satu kamar. Kelengkapan lainnya sudah disiapkan Kementerian Haji Saudi, termasuk masker dan makanan," kata Endang.
Mulai Selasa Maghrib kemarin hingga Rabu nanti sore, jemaah diberangkatkan ke Thaif untuk mengambil miqat dan berihram. Kemudian, jemaah diantar ke Masjidil Haram guna melaksanakan Thawaf Qudum lalu ke Mina untuk menjalani proses Tarwiyah.
Kamis pagi, jemaah diantarkan ke Arafah untuk menjalani wukuf. Malam harinya, mereka akan bergerak ke Muzdalifah.
Jumat pagi, 31 Juli, jemaah ke Jamarat untuk melontar Jumrah Aqabah lalu menuju Masjidil Haram untuk thawaf Ifadlah. Kemudian, mereka menuju Mina untuk mabit atau menginap selama Hari Tasyriq.
" Thawaf Wada' dilakukan pada 2 Agustus untuk selanjutnya jemaah meninggalkan Mekah," kata Endang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya