Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Jemaah Haji Indonesia Sudah Padati Madinah

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 20 Juli 2018 13:35
Jemaah Haji Indonesia Sudah Padati Madinah
Mereka secara bertahap diterbangkan dari Tanah Air sejak 17 hingga 19 Juli 2018.

Dream – Hampir 15 ribu jemaah calon haji dari Indonesia telah tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdulazis (AMA), Madinah, Arab Saudi. Mereka secara bertahap diterbangkan dari Tanah Air sejak 17 hingga 19 Juli 2018.

Menurut Kepala Daker Bandara, Arsyad Hidayat, sampai hari ke tiga kedatangan jemaah haji tidak terdapat kendala berarti. Dari pantauan Tim MCH di Bandara AMA, tak ada penumpukan jemaah di bandara sebelum menuju bus.

" Alhamdulillah semua berjalan sesuai dengan rencana. Ada sedikit kendala namun sudah diatasi," ujar Arsyad.

Dia menambahkan, hanya saja jemaah asal Lombok sempat mengalami pemindaian ulang di Tanah Suci. Mereka diminta merekam empat jari kanan dan diambil fotonya meski telah menjalani perekaman biometrik di Tanah Air.

Mengenai laporan tersebut, Arsyad mengatakan, sedang melakukan upaya antisipatif. " Saya sudah berkomunikasi dengan Koordinator PPIH Arab Saudi (Dubes RI) untuk mengupayakan tidak dilakukan scan ulang biometrik, cukup verifikasi data," kata dia.

Sebelumnya, Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPIH) Arab Saudi Daker Bandara mencatat, sebanyak 14.812 orang jemaah dari sembilan embarkasi dalam 36 kloter telah di Madinah.

Di antara kloter yang telah tiba, berasal dari Embarkasi Solo (SOC) sebanyak 8 kloter dengan jumlah jemaah 2.864 orang, Jakarta-Bekasi (JKS) 7 kloter dengan jemaah 2.861 orang, Embarkasi Surabaya (SUB) 6 kloter dengan jemaah 2.682 orang, Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) 4 kloter dengan jemaah 1.561 orang.

Selain itu, Embarkasi Makasar (UPG) 3 kloter dengan jemaah 1.362 orang, Embarkasi Lombok (LOP) 2 kloter jumlah jemaah 909 orang, Embarkasi Padang (PDG) 2 kloter jumlah jemaah 785 orang, Embarkasi Palembang (PLM) 2 kloter jumlah jemaah 892 orang, Embarkasi Batam (BTH) 2 kloter jumlah jemaah 892 orang.

Laporan Jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Madinah

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More