Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Konjen RI, M Hery Saripudin (Foto: MCH)
Dream - Konsul Jenderal RI untuk Jeddah, M Hery Saripudin, menjamin proses pengurusan pemakaman jenazah jemaah haji yang meninggal tidak butuh waktu lama.
" Kalau waktunya tidak sampai sejam untuk pengurusannya," ucap Hery di Mekah, Senin 23 Juli 2018.
Hery mengatakan jenazah langsung dimakamkan begitu sertifikat kematian dari otoritas Saudi keluar. Sertifikat tersebut sebagai keterangan jemaah yang bersangkutan meninggal dan dimakamkan di Saudi.
" Pada intinya sama soal pemakaman. Biasanya mendapatkan sertifikat kematian dahulu bahwa yang bersangkutan meninggal," ujar dia.
Selanjutnya, Hery menjelaskan prosedur yang dijalani ketika ada jemaah haji meninggal dunia di Saudi. Menurut dia, setelah surat kematian terbit dari otoritas Saudi, KJRI Jeddah meminta persetujuan ahli waris agar jenazah dimakamkan di Tanah Suci.
" Dari Indonesia kita kerjasama dengan pihak terkait soal pemakaman jemaah yang meninggal," ucap Hery.
Proses yang memakan waktu lama, kata Hery, justru soal perizinan dari pihak keluarga. " Yang memakan waktu lama meminta persetujuan keluarga," kata dia.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha