Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Foto: Jakhumfest 2023
Dream – Dompet Dhuafa memperkenalkan program terbarunya, Mobile Podcast 'Bertamasya: Bercerita Program Pemberdayaan Masyarakat' dalam Jakarta Humanity Festival pada 28 hingga 29 Januari 2023.
“ Bahwa program ini merupakan upaya Dompet Dhuafa untuk mensyiarkan kebaikan melalui obrolan-obrolan menarik yang digandrungi para Milenial dan Gen Z,” ujar Sekretaris Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Yayat Supriyatna.
Mobile Podcast ini dikemas dalam bentuk mobil yang dimodifikasi menyerupai studio podcast. Tak cuma konten obrolan saja, Mobile Podcast Bertamasya juga dihadirkan untuk mengabarkan kepada para donatur dan masyarakat tentang peristiwa maupun bencana sosial kemanusiaan secara real time.
“ Tujuannya, agar kita dapat merespons kejadian tersebut dengan cepat dan tepat,” jelas Yayat. Ia berharap kehadiran Mobile Podcast Bertamasya dapat memberikan manfaat luas bagi komunikasi Dompet Dhuafa dengan para stakeholder maupun masyarakat.
Dalam Jakhumfest 2023 yang digelar di Pos Bloc, Pasar Baru, Jakarta Pusat, mengusung dua tema utama, yaitu Indonesia Mendengar dan Pemulihan Cianjur Pascagempa. Mengusung tagline #IniTentangKita, program Indonesia Mendengar fokus membantu teman-teman tuli.
Dalam sambutannya, Yayat menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada Dompet Dhuafa untuk terus berkiprah memberikan manfaat bagi sesama.

Ia menegaskan, kehadiran dan tugas utama Dompet Dhuafa sampai kini adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat, baik dari segi spiritual, ekonomi, maupun sosial.
“ Saya mengajak kepada sahabat-sahabat Dompet Dhuafa untuk mari bersama memberikan manfaat yang lebih bagi masyarakat yang kurang mampu sehingga menjadi masyarakat yang lebih berkualitas. Mudah-mudahan Dompet Dhuafa mampu terus memberikan manfaat yang lebih bagi masyarakat,” ucapnya.
Dalam gelaran ini juga diperlihatkan simulasi antisipasi bencana secara virtual (Disaster Virtual Reality Simulation) oleh Disaster Management Center (DMC). Para pengunjung bisa menjajal simulasi tersebut.
Disaster Virtual Reality Simulation menjadi salah satu media edukasi kebencanaan yang memadukan antara kecanggihan teknologi VR dalam upaya mitigasi bencana untuk menghasilkan pengalaman nyata dalam mitigasi bencana.

Staf Tim Humanitarian Academy, Adi Sumarna, menjelaskan, fungsi Disaster VR Simulation ini dapat dijadikan sebagai media edukasi untuk simulasi pelatihan bagi para calon relawan maupun khalayak umum.
“ Jadi seru sih. Kita jadi tahu, oh kalau ada gempa bumi itu kita harus berlindung di bawah meja. Terus, kalau ada kebakaran itu harus bagaimana. Jadi lebih gampang diterapkan gitu karena kan ini sesuai dengan teknologi yang terkinian, jadi lebih mudah dipahami,” ucap Anisa, salah satu pengunjung dari Tebet, Jakarta Selatan.

Sementara Egm PT. Pos Indonesia, Hasan Jaidi Tarigan, mengapresiasi dan berterima kasih telah dilibatkan dalam program yang rutin digelar Dompet Dhuafa.
“ Mudah-mudahan acara ini sukses dan terus lancar sehingga dapat mencapai tujuannya yaitu kemanusiaan,” jelas Hasan.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya