Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Komunitas Seni Nan Tumpah (Foto: Dok Komunitas Seni Nan Tumpah)
DREAM.CO.ID - Banyak sekali anak muda yang penuh energi dan menebar inspirasi di berbagai kota di Tanah Air. Salah satunya di Padang, yang merupakan `rumah` dari Komunitas Seni Nan Tumpah (KSNT).
Komunitas tersebut berdiri pada 2009 dan diresmikan pada tahun 2010. Komunitas ini memiliki banyak kegiatan dalam penciptaan maupun pemberdayaan seni pertunjukan tradisional maupun modern. Didirikan oleh tiga anak muda yang keren banget yaitu, Mahatma Muhammad, Halvika Padma, dan Yosefintia Sinta.
Seni yang dipelajari komunitas ini yaitu teater/randai, tari, musik, seni rupa, seni media baru, sastra/literasi, hingga kajian seni budaya. Mereka juga mengelola laboratorium seni yang berlokasi di Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat.
Para anak muda komunitas ini telah melahirkan banyak karya, tercatat ada KSNT memproduksi 50-an karya seni dan menyelenggarakan puluhan kegiatan/karya pertunjukan di ruang publik yang bekerjasama dengan lintas komunitas/instansi.

KSNT juga merancang program yang berkelanjutan untuk mengaplikasikan kerja tata kelola seni dalam bentuk produksi seni pertunjukan, produksi album musik puisi, diskusi, pelatihan, pameran dan penerbitan beberapa karya tulis dan buku-buku sastra, serta penyelenggaraan festival.
Program rutin KSNT meliputi program Nan Tumpah Akhir Pekan yang diselenggarakan setiap Sabtu dan Minggu dalam bentuk nonton bareng dan diskusi.

Ada juga Program empat bulanan Ke Rumah Nan Tumpah yang diselenggarakan bersama masyarakat di sekitar sekretariatnya, Korong Kasai, Kasang, Padangpariaman.
Program tahunan Nan Tumpah Masuk Sekolah yang rutin terselenggara sejak 2011 dalam bentuk pelatihan dan pertunjukan di sekolah-sekolah menengah di Sumatera Barat dan program festival seni dua tahunan Pekan Nan Tumpah yang telah terselenggara sejak 2011, serta program produksi karya seni pertunjukan, buku sastra, dan album musik puisi.
Ingin mengenal lebih lanjut soal komunitas ini? Kamu bisa mengunjungi akun Instagram @nantumpah.
View this post on Instagram
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya