Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Sukses menjalankan workshop keliling ke segala jenjang sekolah. Mulai dari SD, SMP, SMA, bahkan menantang para guru dan membuat kolaborasi menulis antara ibu dan anak, tim One Day to Write (ODTW) kali ini mencoba workshop baru yang belum pernah ada sebelumnya.
Menggandeng Surya Sahetapy, aktivis tuli yang juga merupakan putra dari aktor kawakan Ray Sahetapy dan Dewi Yull, tim ODTW membuat workshop bertajuk `Beyond Our Voices`.
Lala Elmira, mentor dan juga penggagas gerakan ODTW, mengungkapkan ide membuat workshop khusus untuk teman-teman tuli ini terinspirasi dari salah satu peserta workshop untuk kelas 4-6 SD yang sudah dilakukan rutin dan sudah sampai ke batch 3.

Ialah Icha (Anisa Chayira) yang merupakan murid kelas enam di Semut-Semut The Natural School, Depok. Ia diketahui mengalami keterbatasan dalam mendengar.
Meski demikian, Icha sangat semangat mengikuti workshop ODTW mulai dari batch 1. Tahun ini, karya Icha terpilih masuk ke dalam kompilasi cerpen ODTW yang berjudul “ Cermin Ajaib” dan telah launching di Indonesia International Book Fair awal September 2017.
“ Kegigihan dan semangat Icha adalah sebuah eye-opening untuk kami. Oleh karena itu, kami pun memutuskan untuk membuat workshop penulisan khusus untuk teman-teman tuli. Keterbatasan fisik bukanlah sebuah penghalang untuk menulis,” ungkap Lala Elmira kepada Dream, Senin, 25 September 2017.
Workshop ini akan dibagi menjadi tiga sesi per-dwimingguan. Sesi pertama akan dilakukan 27 September 2017, sesi kedua 11 Oktober 2017 dan sesi terakhir 25 Oktober 2017. Di sesi ini, peserta ditargetkan dapat menyelesaikan sebuah cerita mini.
“ Untuk batch 1 ini, kami hanya membuka kuota untuk 15 peserta. Saya dan Surya berbagi tugas mengisi materi. Kegiatan ini tidak dipungut biaya dan nantinya, seluruh karya dari 15 peserta ini akan diterbitkan Penerbit Bestari,” pungkas Lala.
Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)
(ism)
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes