Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
(c) Shutterstock
Akhir-akhir ini, lingkungan menjadi topik menarik yang menghiasi linimasa media sosial. Bukan tanpa alasan, sudah banyak pemberitaan terkait degradasi lingkungan, perubahan iklim, dan segala hal yang berkaitan dengan bumi.
Semua pemberitaan terkait permasalahan lingkungan pun sudah sepatutnya menjadi tanggung jawab bersama. Nggak harus melalui hal-hal yang besar, langkah kecil yang dilakukan secara berkelanjutan juga akan menjadi progress positif bagi kelestarian lingkungan.
Menariknya, terdapat kebiasaan kecil yang jika dilakukan sehari-hari juga akan bermanfaat positif bagi lingkungan loh. Apa saja?
Sering disepelekan, nyatanya lupa mencabut charger smartphone atau laptop dari stop kontak juga membuat daya listrik terbuang sia-sia. Meskipun konektor penghubung baterai dan charger telah dicabut, pengisi daya yang amsih menancap di stop kontak juga membuat listrik terus mengalir dan untuk waktu yang lama bisa membuang energi secara sia-sia.
Untuk itu, biasakan mencabut charger dari stop kontak setelah selesai digunakan. Kebiasaan kecil ini jika dilakukan sehari-hari oleh banyak orang bukan tak mungkin akan menghemat energi sehingga mengurangi juga konsumsi bahan bakar fosil dalam aktivitas harian.
Dalam aktivitas sehari-hari, akan sangat sulit untuk tidak menggunakan tisu di sepanjang waktu. Mulai dari ketika makan, mengaplikasikan skincare, dan aktivitas lainnya banyak yang menggunakan tisu.
Padahal, tisu diproduksi massal dengan bahan bakar kayu yang mana bisa saja menjadi salah satu pemicu climate change. Oleh sebab itu, penting untuk menghemat tisu dalam penggunaan sehari-sehari. Langkah sederhana seperti memastikan tangan kering setelah mencuci di wastafel, hingga menggunakan alat bantu alternatif dalam menerapkan skincare bisa menjadi langkah tepat demi kelestarian lingkungan.
Banyak yang nggak sadar jika limbah konveksi, pakaian bekas, serta sisa produksi garmen bisa mencemari kualitas tanah dan air. Apalagi jika limbah ini dihancurkan melalui proses pembakaran.
Dengan situasi seperti ini, maka belanja thrift shop yang notabene adalah pakaian bekas bisa menjadi salah satu cara untuk menambah tumpukan limbah pakaian. Kamu yang memiliki pakaian bekas tak terpakai juga bisa didaur ulang menjadi beragam karya menarik mulai dari handmade tote bag hingga aksesori estetik lainnya.
Ada banyak cara untuk turut serta dalam proses kelestarian lingkungan. Kamu bisa memulainya di rumah, seperti menggunakan lampu hemat energi sebagai penerangan utama di kamar. Dapatkan produknya sekarang di e-commerce favorit kamu ya!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang