Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Suasana rumah sangat berpengaruh pada kondisi psikologis kita. Hal tersebut sayangnya seringkali tak kita sadari.
Bayangkan jika jendela rumah selalu tertutup, didominasi dengan warna gelap, bisa membuat perasaan kita jadi terpengaruh.
Bisa menjadi tak bersemangat, memiliki pembawaan yang sedih dan berpengaruh buruk sepanjang hari. Hal tersebut karena rumah didominasi energi negatif yang seharusnya kita singkirkan.
Ada beberapa pemicu energi negatif di rumah yang kerap tak disadari. Untuk itu segera singkirkan sumber-sumbernya berikut.
© Dream
Selalu buka jendela dan pintu rumah setiap pagi. Terutama ketika sedang banyak angin. Biarkan udara mengalir dan mengganti udara yang terperangkap di dalam kamar semalaman.
Udara yang tak segar dan pengap akan membawa energi negatif dalam rumah. Untuk itu buka jendela dan pintu agar udara berganti. Ruangan dengan udara segar tentunya lebih menenangkan dan memicu aura positif.
© Dream
Piring yang telah retak, kursi yang sudah patah atau bantal yang robek, sebaiknya segera dibuang. Jangan terus menerus digunakan meskipun masih bisa. Menurut pakar holistik, barang yang sudah rusak akan membawa energi negatif.
Hal ini akan berdampak pada pemakainya dan suasana rumah. Tak hanya itu, insiden cedera bisa sja terjadi karena barang rusak tersebut.
© Dream
Jika ada barang yang berserakan segera bereskan. Cari tempat dengan penutup yang bisa menampung barang-barang tersebut. Barang yang berantakan akan selalu membuat rumah jadi sangat tidak layak dihuni. Hal ini juga membuat kita tidak betah dan membawa energi negatif.
Sumber: House Beautiful
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang