Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Memiliki anak adalah salah satu petualangan dalam hidup yang dialami oleh setiap orangtua. Sebagai orangtua, kita tentunya bertanggung jawab untuk selalu memberikan kasih sayang dan perhatian.
Selain itu, orangtua juga harus memberikan pendidikan pada anak agar dia dapat memiliki kepribadian yang baik. Tidak hanya dengan mendaftarkannya ke sekolah, namun juga keterampilan sosial dan melatih mentalnya.
Salah satu hal penting yang harus diajarkan oleh orangtua pada anak adalah rasa optimistis. Ayah dan ibu harus semangat optimistis sejak dini agar anak tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri dan tidak pantang menyerah.
Banyak cara yang bisa orangtua lakukan untuk menumbuhkan rasa optimistis pada diri anak. Langkah-langkah berikut bisa dilakukan.
© Dream
Cara membuat anak menjadi optimistis adalah dengan tidak mengeluh di depan anak. Anak memiliki kecenderungan untuk menirukan apa saja yang dilakukan oleh orangtuanya.
Keluhan-keluhan yang diucapkan dapat membuat anak berpikir bahwa begitulah caranya menghadapi masalah. Hal itu dapat membuatnya menjadi pesimis pada segala hal. Untuk itu, hindari terlalu banyak mengeluh di depan anak. Ucapkan hal-hal yang positif saat menghadapi masalah agar anak juga selalu berpikiran positif.
© Dream
Cara membuat anak menjadi optimistis adalah dengan selalu meyakinkan anak bahwa dia bisa menyelesaikan tugasnya. Orangtua bisa memberikan tugas pada anak seperti membereskan kamar setelah bangun tidur agar anak belajar untuk bertanggung jawab.
Setelah dia berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik, puji dan katakan bahwa anak telah berhasil menyelesaikan tugasnya. Dengan begitu si kecilakan lebih percaya diri dan yakin dapat menyelesaikan setiap tugas yang dia terima.
© Dream
Cara membuat anak menjadi optimistis adalah dengan memotivasi anak untuk mencoba hal baru. Ayah atau ibu bisa mengajaknya untuk memulai hobi baru yang dapat mengembangkan minat dan bakatnya seperti menggambar, olahraga, bermain musik, dan sebagainya.
Saat dia merasa tidak percaya diri, jangan mengecilkan hatinya dengan mengatakan bahwa ia tidak bisa. Selalu katakan bahwa dia bisa melakukannya dengan terus belajar dan berusaha. Kenalkan tokoh-tokoh yang sukses di bidangnya agar anak dapat termotivasi untuk mencoba hal baru.
© Dream
Cara membuat anak menjadi optimistis adalah dengan mengajarkan anak untuk menghadapi setiap kesulitannya. Setiap anak pasti pernah memiliki beberapa hal yang tidak bisa dia lakukan.
Jangan biarkan anak menyimpulkan bahwa dia tidak akan pernah bisa melakukannya. Ajarkan padanya bahwa hal yang sulit harus dia hadapi. Selain itu selalu beri dia dorongan dan motivasi bahwa dia bisa menyelesaikan kesulitannya dengan berusaha dan terus belajar. (mut)
(Audila Rima Ndani/Sumber: Parents.com)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Inggris dan Jepang Minta Warga Siapkan Stok Makanan untuk 3 Hari, Ada Apa?

Benarkah Oksigen di Bumi Bisa Habis? Ilmuwan Perkiraan Kapan Hal Itu Bisa Terjadi

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?