Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Menjaga keamanan si kecil memang bukan perkara mudah. Kesalahan dan kelalaian sedikit saja berakibat fatal. Anak bisa jatuh, terbentur, tergores, bahkan terkena luka bakar. Memang, kecelakaan bisa terjadi kapan pun pada siapa pun.
Tapi tugas kita sebagai orangtua memastikan hal-hal di sekeliling si kecil dalam kondisi yang baik. Nah, berikut hal-hal yang sering terabaikan saat menjaga keamanan si kecil.
- Info darurat
Pastikan ada informasi dasar pada tas si kecil yang selalu dibawanya atau dimasukkan ke saku celana/ jaketnya. Informasi ini bisa dituliskan di kertas, berisi kontak orangtua, alamat yang bisa didatangi, serta info dasar soal kondisi kesehatannya. Misalnya golongan darah dan jika ia memiliki alergi pada zat tertentu.
- Mengunci tali pengaman
Tali-tali pengaman di car seat, bangku, mainan dan berbagai alat bayi dibuat bukan cuma untuk hiasan. Tapi untuk melindunginya dari risiko jatuh. Jadi pastikan jika terdapat tali pengaman pada tempat yang diduduki anak, pasang dengan benar. Jangan lupa menyesuaikannya agar anak merasa nyaman.
- Ketahui makanan yang berbahaya
Anda tentunya ingin si kecil mudah beradaptasi dengan memakan berbagai makanan yang biasa dimakan keluarga. Tapi pastikan makanan yang diberikan cukup aman untuknya. Hindari memberi balita makanan yang setengah matang, keju tua atau makanan laut yang risiko alerginya sangat tinggi. Terutama jika si kecil punya riwayat alergi.
- Lemari terpasang dengan baik
Salah satu pemicu yang paling sering kecelakaan anak di rumah adalah, anak tertimpa benda berat. Seperti lemari, kabinet, laci dan televisi yang dipasang di tembok. Untuk itu pastikan semua barang-barang tersebut terpasang dengan baik. Jika sedikit goyang, segera kencangkan. Jangan ambil risiko.
Sumber: Fit Pregnancy
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari