Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bagaimana Caranya Berkendara Secara Cerdas Saat Musim Hujan. (Foto: Shutterstock)
Dream - Musim hujan sudah mulai tiba di beberapa daerah. di Indonesia. Kondisi ini tentu jadi persoalan serius bagi para pengendara sepeda motor. Masih banyak komuter yang memilih menggunakan kendaraan roda dua karena kepraktisannya.
Selain kehujanan, musim hujan juga jadi momok karena sering kali kecelakaan terjadi akibat jalanan licin atau intensitas hujan yang sangat lebat.
Dikutip dari Wahana Honda, Jumat 29 November 2019, Head of Safety Riding Promotion Main Dealer Honda Jakarta Tangerang, Agus Sani, mengimbau pengguna sepeda motor untuk lebih cerdas dalam menyikapi kondisi berkendara saat hujan. Pengendara tak boleh sembarangan dalam bersikap dan bisa mengontrol emosi dan kepedulian untuk lebih aman berkendara sepeda motor karena rentan dengan kecelakaan.
“ Kita perlu lebih sigap dan cerdas menyikapi berkendara pada musim hujan yang mulai tiba. Kondisi fisik, perlengkapan yang pas, kesiapan motor, hingga berapa trik berkendara aman harus diketahui saat hujan,” kata agus di Jakarta.
Lantas bagaimana caranya berkendara dengan cerdas saat musim hujan?
1. Pastikan jas hujan siap di motor, terutama atasan dan bawahan.
2. Pastikan motor dalam kondisi baik untuk rem, ban, tenaga angin, sampai kelistrikan.
3. Saat hujan turun, jangan berhenti mendadak atau terburu-buru karena berpotensi tertabrak kendaraan lain.
4. Carilah tempat yang aman untuk berteduh dan memakai perlengkapan hujan.
5. Usahakan cari tempat yang aman untuk berteduh, hindari pohon, underpass, atau billboard.
Dream – Ibarat pepatah sedia payung sebelum hujan, pengendara sepeda motor juga perlu berjaga-jaga untuk menghadapi musim penghujan. Payung yang dimaksud adalah persiapan agar bisa tetap bekerja atau beraktivitas ketika hujan turun.
“ Ada tiga ‘payung’ yang perlu dipersiapkan pengendara sebelum berkendara sepeda motor pada musim penghujan,” kata Business Development Division Head PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance), Tanny Megah Lestari, di Jakarta, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 30 Januari 2019.
Tanny mengatakan, persiapan yang pertama adalah pengecekan kondisi kendaraan sebelum berkendara. Misalnya, mobil harus dicek mulai dari ban, lampu, sampai wiper.
![]()
Yang ke dua, pengendara juga harus memperhatikan kondisi tubuh. “ Pengendara harus berada dalam keadaan yang fit karena berkendara dalam kondisi hujan membutuhkan konsentrasi dan kehati-hatian yang lebih tinggi dibanding kondisi normal,” kata dia.
Terakhir adalah perlindungan asuransi. Meskipun sudah mengecek kondisi kendaraan dan tubuh, Tanny mengatakan risiko bisa datang kapan saja, apalagi saat ini musim hujan.
“ Pengendara harus memiliki perlindungan asuransi,” kata dia.
Tanny mengatakan pihaknya memiliki produk asuransi kendaraan bermotor, yaitu Autocillin. Produk tersebut memberikan perlindungan menyeluruh mulai dari kecelakaan di jalan raya, huru hara, kerusuhan, hingga perlindungan untuk pengemudi dan penumpang kendaraan tersebut.
Pengendara yang ingin mendapatkan perlindungan dari bencana alam bisa memperluas asuransinya dengan manfaat dari risiko bencana alam.
“ Dengan perluasan bencana alam, pengendara bisa dijamin dari kerugian karena bencana alam, termasuk hujan es, banjir, dan lainnya. Tanpa adanya perluasan manfaat, maka tidak akan dijamin,” kata dia.
Tanny mengatakan produk asuransi kendaraan bermotor Adira Insurance tumbuh baik. Hingga September 2018, pertumbuhan pendapatan premi asuransi kendaraan bermotor itu mencapai 10 persen.
Dia berkata, pengendara bisa menghubungi Adira Care atau channel penjualan lainnya. Proses klaim bisa dilakukan melalui aplikasi di smartphone, Autocillin Mobile Claim.
“ Pemilik kendaraan cukup memfoto bagian kendaraan yang rusak, lalu mengantar mobilnya ke bengkel. Apabila tidak memiliki waktu yang cukup ke bengkel, Adira Insurance siap melakukan pick up and delivery service untuk kendaraan pelanggan,” kata dia.
Dream – Ketika hujan turun, jalanan akan basah dan licin. Kondisi ini akan membahayakan keselamatan pengguna kendaraan, terutama pengendara sepeda motor.
Ketika berkendara di jalan basah dan licin, keterampilan mengemudi tidak cukup. Masih ada trik yang “ menguatkan”. Apalagi, kalau musim hujan, kotoran akan naik terkena air dan menyebabkan aspal sangat licin.
Kamu juga harus paham taktik berkendara di saat hujan, seperti kapan harus berpindah jalur dan mengerem.
![]()
Pada saat berkendara dalam keadaan hujan, pandangan pengemudi pasti akan kurang jelas. Belum lagi ditambah pengendara akan kedinginan dan kemungkinan motor bisa mogok di tengah jalan. Jika terjadi seperti itu, pengendara motor harus ekstra waspada.
Jika musim hujan tiba, gantilah kaca helm dengan kaca yang transparan atau bening. Sebaiknya gunakan helm model full face yang menutupi seluruh kepala.
Ketika sedang berkendara di depan, ingatlah untuk jaga jarak. Untuk menghentikan laju kendaraan, pengemudi memerlukan jarak. Kalau jalannya licin, jarak berhenti akan semakin panjang.
Jangan lupa untuk menyalakan lampu karena penting untuk menambah jarak pandang dan membantu pengendara lain untuk melihat posisi kita.
Kalau ingin menyalip, pastikan di depan kendaraan yang akan disalip tidak terdapat kendaraan lain dan juga tidak ada kendaraan dari arah berlawanan. Lebih baik kamu menghindari berbelok terlalu patah dan rebah dengan kecepatan yang tinggi.
Jika melewati jalanan berpasir, berbatu, dan becek, sebaiknya mengurangi kecepatan dan laju kendaraan. Usahakan tidak ada sesuatu yang menghalangi pandangan.
Hindari melewati genangan air. Selain air bisa naik ke mesin motor yang dapat menyebabkan motor mogok, dapat juga mengganggu pengendara lain karena terkena percikan dari genangan air. Ada kemungkinan di balik genangan air tersebut terdapat lubang besar.
(Sumber: Honda)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya