5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Ilustrasi Pernikahan
Dream - Menikah merupakan komitmen sakral yang dibangun pria dan wanita. Ikatan sakral ini menjadi tujuan setiap insan dalam menjalin hubungan serius. Bukan hanya pria dan wanita yang sudah mempunyai calon pasangan saja yang berencana melangsungkan pernikahan. Kaum lajang juga memendam mimpi dan keinginan yang sama.
Indra Noveldy, seorang relatioship coach mengakui tidak sedikit lajang yang sesumbar ingin mencari pasangan dan menikah. Selain rasa cinta, Indra mengingatkan kesedian untuk mendengar dan membangun komunikasi yang efektif merupakan kunci utama yang lebih penting dalam sebuah ikatan.
" Rasa cinta bisa habis diantara pasangan karena mencintai orang yang kita nikahi adalah keputusan. Sedangkan menikahi orang yang kita cintai adalah kemungkinan," ucap Indra saat menjadi pembicara seminar Sehari Anti Galau di ajang Fimela Fest, Sabtu, 17 Mei 2014.
Untuk pria dan wanita lajang, Indra mengingatkan agar lebih mengenali diri sendiri sebelum nanti mengenal pasangan. Hal ini penting dilakukan mengingat pasangan hidup yang menjadi pilihan kerap tidak seperti dalam impian.
Bagi Indra, sudah banyak lajang yang sesumbar ingin segera melangsungkan pernikahan. Namun saat mereka mengumbar ucapan, sebenarnya ada ketakutan besar dibalik keinginan tersebut.
Indra mengatakan, lajang yang kerap mengatakan ingin menikah sebenarnya memiliki ketakutan yang besar untuk menikah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?