6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
((Foto:Malaysiatravelnews)
Dream - Di jajaran maskapai penerbangan terbaik dunia versi Skytrax World Airline Awards 2016, perusahaan ini mungkin yang paling rajin masuk daftar tersebut. Untuk kedelapan kalinya beruturut-turut, AirAsia didaulat sebagai maskapai berbiaya hemat terbaik Asia tahun ini.
Selama ini Skytrax menjadi acuan standar global dalam menilai keunggulan maskapai di industri penerbangan. CEO Grup AirAsia, Tony Fernandes mengungkapkan bahwa biaya penerbangan yang murah, tidak membuat pihaknya mengurangi standar kualitas layanan penerbangan.
“ Rasanya luar biasa dapat memenangi penghargaan untuk kedelapan kalinya. Bukan satu, bukan dua, bukan tiga, bukan empat, bukan lima, enam atau tujuh, melainkan delapan kali. Belum pernah ada maskapai di dunia yang memenangkan penghargaan ini sampai delapan kali,”ungkap Tony dalam keterangan tertulisnya.
Sebagai pelopor dalam hal perjalanan dan teknologi, AirAsia menawarkan rangkaian produk inovatif mulai dari aplikasi mobile, beragam pilihan layanan self-service, produk duty-free yang dapat dibeli secara online, layanan Premium Flex dan Fly-Thru, serta layanan asuransi yang melindungi pelanggan kami menjelajahi Asia Pasifik, yaitu Tune Protect AirAsia Travel Insuranc. Sedangkan penumpang dengan penerbangan berkode AK sudah dapat menikmati fasilitas WiFi selama dalam penerbangan.
Layanan Fly-Thru memungkinkan penumpang untuk berwisata menjelajahi luasnya jaringan rute AirAsia dengan proses transit yang lebih praktis di Kuala Lumpur, Jakarta, Bali, Bangkok, Thailand dan masih banyak lainnya.
Selain itu, jenis pesawat Airbus A32o berusia tiga tahun menjadi andalan mereka selama ini. Dan untuk saat ini, Grup AirAsia telah memesan lebih dari 300 unit Airbus A320neo dengan pengiriman bertahap hingga 2028.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
