Pernikahan
Dream - Menikah kerap dipandang sebagai jalan keluar untuk mengatasi kemiskinan bagi sebagian kecil masyarakat Indonesia. Di beberapa daerah di Indonesia masih marak terjadi pernikahan anak di bawah usia 15 tahun.
Para anak perempuan tersebut bahkan sudah melahirkan saat usianya masih sangat belia. Kondisi ini tentu sangat mengkhwatirkan.
Bukan sisi psikologis dan emosional yang belum matang untuk menjadi seorang ibu, rupanya tumbuh kembang fisik anak perempuan pun mengalami gangguan.
" Pertumbuhan tinggi badan jadi terhambat kalau sudah mengandung di usia remaja. Panggulnya pun belum siap untuk hamil karena belum tumbuh optimal," kata Endang L. Achadi, profesor Ilmu Kesehatan dan Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia di kampus UI, di Depok, Jawa Barat, Senin 11 Desember 2017.
Endang menjelaskan jika puncak pertumbuhan tinggi badan remaja putri terjadi pada 1 sampai 2 tahun sebelum menstruasi hingga 4 sampai 8 tahun setelahnya. Pada periode itu, tinggi badan bisa bertambah 7,4 sampai 10 cm.
" Setelah tinggi badan mentok, tidak bisa bertambah lagi, baru panggulnya berkembang, dalam jangka waktu 2 sampai 4 tahun setelahnya," ungkap Endang.
Jika seorang remaja putri mengalami menstruasi pertama pada usia 12 tahun, maka tinggi badannya akan terus tumbuh hingga remaja tersebut berusia 20 tahun. Sesudah itu barulah panggul mulai berkembang.
" Makanya kalau pernikahan dini dia hamil di usia remaja, tinggi badannya dan panggulnya belum optimal untuk mampu mengandung bayi selama masa kehamilan," tegas Endang.
Hal tersebut bisa memicu komplikasi saat kehamilan dan persalinan. Risiko operasi caesar jadi begitu tinggi dan tentu kondisi kesehatan ibu dan bayi jadi taruhannya.
Endang memberitahu patokan normal usia remaja putri untuk siap untuk hamil minimal berusia 18 tahun. " Tapi kalau secara fisik, minimal umur 20 tahun ya," jelasnya.
(Sah)
Advertisement
5 Pekerjaan yang Paling Banyak Dicari di Bidang Sustainability

Menunggu Nasi Goreng Megawati, Pertemuan Prabowo Belum Usai

IHSG Rebound di Penutupan Sesi I, Indeks Bluechips Terpeleset

Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar

5 Persen Bisa Mengubah Wajah Senayan, Siapa Bertahan?


Dari Svarnadwipa, Andalas, Samudera, hingga Sumatera, Banyak Nama untuk Satu Pulau

12 Tanda Awal Gangguan Pendengaran yang Sering Diabaikan dan Kerap Tak Disadari

Dikenal Penggemar Ular, Ilmuwan Namai Spesies Baru dari Papua Nugini dengan Nama Slash Guns N’ Roses


5 Pekerjaan yang Paling Banyak Dicari di Bidang Sustainability


IHSG Rebound di Penutupan Sesi I, Indeks Bluechips Terpeleset