Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sumber: Pixabay
Dream - Berada di Bandara Internasional Changi Singapura, rasanya tidak seperti di dalam gedung. Malah seperti sedang berada di taman.
Wajar saja, karena Bandara Changi memang dikenal sebagai tempat paling menawan di dunia. Bukan karena kecanggihannya, melainkan taman hijau raksasa yang terletak di ruang tunggu penumpang.
Baru-baru ini, otoritas keamanan Bandara Changi membuat peringatan agar warga Malaysia tidak menyalahgunakan tiket pesawat. Peringatan ini muncul setelah tertangkapnya pria 27 tahun yang mengantarkan istrinya hingga ke boarding gate.
Sejak peringatan itu dikeluarkan hingga Agustus kemarin, sebanyak 33 orang ditangkap dengan kasus yang sama. Mereka menyalahgunakan tiket pesawat bukan untuk bepergian melainkan hanya ingin menikmati taman di dalam bandara.
Rupanya, modus ini memang sedang tren di Singapura. Biasanya, orang akan membeli tiket pesawat sehingga bisa masuk hingga ruang tunggu.
Dengan tiket yang sudah dibeli, mereka bisa masuk hingga ke ruang tunggu penumpang. Bahkan bisa mengakses boarding gate yang jaraknya sangat dekat dengan pesawat.
Bukannya terbang, mereka malah hanya ingin bersantai menikmati pemandangan alam di dalam ruang tunggu. Karena di sana ada hutan dan air terjun buatan tertinggi di dunia.
© Sumber: Shutterstock
Setelah puas, mereka akan pergi ke pusat layanan maskapai. Di sana, mereka membatalkan tiket beberapa saat sebelum jadwal penerbangan tiba dan meminta uangnya dikembalikan.
Perilaku ini menimbulkan kerugian besar baik bagi bandara maupun maskapai.
Penyalahgunaan tiket pesawat termasuk pelanggaran serius di Singapura. Di bawah Undang-undang Perlindungan Infrastruktur Singapura, siapapun yang mengakses ruang tunggu penumpang di Changi tanpa berniat terbang dapat dituntut penjara maksimal dua tahun dan denda sebesar 20 ribu dolar Singapura, setara Rp203,7 juta.
Dalam pengumuman yang diunggah ke Facebook, otoritas keamanan bandara menyatakan area ruang tunggu hanya diperuntukkan bagi penumpang. Mereka juga menegaskan orang yang boleh menikmati taman alam terbesar di Bandara Changi hanyalah mereka yang benar-benar ingin terbang.
Sumber: CNN Travel
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya