5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Bira Beach Run 2017 (Foto: Birabeachrun.race.id)
Dream - Satu lagi ajang sport tourism digelar di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Setelah Malino Run dan Toraja Run, kali ini ada Bira Beach Run 2017 yang dihelat pada 1 Juli mendatang. Bira Beach Run 2017 merupakan edisi perdana.
Namun, event tersebut sudah dirancang menjadi agenda tahunan. Kamu yang ingin berolahraga sembari menikmati keindahan Pantai Tanjung Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba tentu tak boleh melewatkan event ini. Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto mengatakan, Bira Beach Run bukanlah event biasa.
" Kami berharap, di samping berlari, para pelari juga dapat menikmati pesona alam di wilayah Tanjung Bira," ujar Tomy dikutip dari keterangan pers tertulis, Kamis 29 Juni 2017.
Kadis Pariwisata Bulukumba Ali Saleng mengamini ucapan Tomy. Menurut Ali, para peserta bakal mendapat suguhan pemandangan yang luar biasa selama berlari. " Rute yang telah ditetapkan sekitar delapan kilometer. Selain melewati jalan raya, pelari juga akan naik di puncak Pua Janggo, lalu turun kembali menyusuri Pantai Bara sampai ke Pantai Bira yang panjangnya sekitar tiga kilometer," kata Ali.
Di sisi lain, Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Disbudpar Sulsel Yulianus Batara Saleh mengatakan, Bira Beach Run 2017 merupakan bagian Explore South Sulawesi Run Competition selain Malino Run dan Toraja Run.

" Konsepnya sama. Peserta akan berlari sambil menikmati keindahan alam dan Pantai Bira yang ada di Bulukumba," kata Yulianus.
Dia menambahkan, panitia pelaksana (panpel) bertekad menggaget peserta sebanyak-banyaknya. Menurut Yulianus, Bira Beach Run 2017 menawarkan konsep yang berbeda.
Apa keistimewaan Bira Beach Run 2017 sehingga para runner tak boleh melewatkannya? Jawabannya adalah pesona Pantai Tanjung Bira yang bisa membuat pengunjung terkagum-kagum.
Pantai Tanjung Bira memiliki pasir putih yang sangat halus, alam bawah laut yang eksotis, dan pemandangan yang tiada banding.
Pengunjung juga bisa melihat matahari terbit dan terbenam di lautan lepas. Selain itu, laut di Tanjung Bira juga memiliki tiga lapisan warna yang sangat indah dilihat dari kejauhan.
Tak hanya itu, Pantai Tanjung Bira juga didukung beberapa spot wisata di sekitarnya. Misalnya, Pulau Kambing dan Pulau Liukang. Banyak traveler menyukai diving maupun snorkeling di tempat itu karena biota bawah lautnya memang wow banget.
Jika sudah lelah bermain di pantai, traveler bisa menikmati wisata budaya di daerah itu. Kamu juga bisa melihat perahu Phinisi yang dibuat oleh perajin lokal. Tak mengherankan, Pemprov Sulsel berani menjami para peserta bakal puas mengikuti Bira Beach Run 2017.
" Karena temanya sport tourism, tentu sasarannya adalah mereka yang senang berwisata sambil menikmati keindahan alam sekitarnya," tambah Yulianus.
Sementara itu, Direktur Lontara Andi Defiana mengatakan, semua peserta yang berhasil mencapai garis finis bakal mendapatkan medali. " Para peserta juga saat berlari bisa selfie-selfie di spot-spot yang menarik yang dilaluinya. Intinya mereka bisa berlari dengan nyaman," ujar Defiana.
Menpar Arief Yahya mengapresiasi kegiatan sport tourism di tepi pantai itu. Sport event yang diadakan di destinasi wisata itu akan menarik karena punya nilai tinggi dalam mempromosikan destinasi. " Wisman yang mengikuti sport tourism itu 60% akan jadi repeaters, mereka datang lagi di lain waktu," ujar Arief Yahya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?